loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Bantaran Sungai Belumai Batang Kuis Terancam Longsor, Warga Dihimbau Mengungsi

Tim Redaksi: Selasa, 27 November 2018 | 09:21 WIB

Warga Minta Aparat Usut Proyek Bronjong
Rumah warga yang terancam longsor ke dalam sungai Belumai

BATANG KUIS|Puluhan bangunan rumah warga dibantaran aliran Sungai Belumai Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang terancam longsor. Enam kepala keluarga di antaranya telah dihimbau agar penghuni rumah meninggalkan rumah mereka.

Memasuki cuaca ektrim, sedikitnya dua puluh bangunan rumah warga yang berada di bantaran Sungai Belumai terancam longsor. Pondasi bangunan kini telah berjarak tiga meter dari bibir Sungai Belumai.

Bronjong batu penahan longsor yang dibangun  pemerintah kini telah amblas dan masuk ke dalam dasar sungai. Dikawatirkan bila air Sungai Belumai meluap, bangunan rumah warga  yang berada di bantaran sungai akan mengalami longsor dan masuk ke dalam dasar sungai.

Seperti di Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Barang Kuis yang tepat berada di aliran Sungai Belumai, sedikitnya ada dua puluh bangunan rumah warga yang terancam longsor. Enam di antaranya dalam kondisi rawan, bangunan rumah telah berada tiga meter dari bibir sungai telah mengalami keretakan, akibat hantaman arus Sungai Belumai.

Menurut Jusmaini, seorang warga, rumahnya  yang berada di bibir sungai kini terancam longsor. Keluarganya saat ini mengalami rasa ketakutan. Di desa ini ada sepuluh bangunan rumah yang terancam longsor.

“Memang pemerintah propinsi sumatera utara   sudah membuat bronjong dengan dana miliaran  rupiah dua atau tiga tahun lalu. Tapi karena buatnya asal asalan, sudah langsung rusak diterjang air. Makanya rumah kami ini kondisinya miring. Perlu juga diusut proyek itu sama aparat,” pungkasnya.

Camat Batang Kuis Irawadi Harahap saat dikonfirmasi, Selasa (27/11) mengatakan, ada puluhan rumah yang terancam longsor namun enam di antaranya tergolong rawan karena jaraknya hanya tinggal tiga meter dari bibir sungai.

“Kami sudah menghimbau melalui Kepala Dusun Desa Tumpatan Nibung kepada masyarakat untuk berhati-hati karena cuaca ekstrem. Kita juga  berharap agar pemilik rumah untuk segera mengungsi dan meninggalkan bangunan rumah tersebut guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Pihak kecamatan juga akan akan  membicarakan untuk tempat tinggal warga yang terancam longsor,” katanya.

Warga kini sangat cemas akan bahaya yang suatu saat menimpa mereka dan berharap pemerintah untuk segera mungkin mencari solusi yang tepat bagi masyarakat yang bangunan rumahnya terancam longsor.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html