loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pengurus IKA-PMK Gelar Silaturahmi, Bicarakan Perkembangan Ponpes Kuala Madu

Tim Redaksi: Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:59 WIB

Silaturahmi Pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah Kuala Madu (IKA-PMK) di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Jalan Tanjung Pura KM.32 Simpang Pabrik Gula Kuala Madu.
Akibat banjir yang merusak berbagai fasilitas di Pondok Pesantren Kuala Madu, Pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah Kuala Madu (IKA-PMK) melakukan silaturahmi dan berkordinasi di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Jalan Tanjung Pura KM.32 Simpang Pabrik Gula Kuala Madu, Rabu (10/10/2018)

Silaturahmi dan kordinasi dihadiri ketua alumni IKA-PMK Darmono, sekretaris Suwardiyamsyah, H. Ramdani, pimpinan Bidang Pondok, Waliadi Tarigan, Ka MTs, Alfiyansyah, S.Pd.I, pembantu Ka. MA, Nurizal Irfan dan dewan pembina alumni kapten Zulkarnaen.

Sekretaris IKA-PMK Suwardiyamsyah mengatakan silaturahmi dan kordinasi yang dilakukan membicarakan beberapa hal terkait bencana banjir yang meruskakan fasilitas di Pondok Pesantren Kuala Madu.

" Banjir yang terjadi di pesantren pada tanggal 9 Oktober 2018 merupakan banjir terbesar kedua kalinya setelah tahun 1998. Akibat banjir ini menghancurkan tembok pagar belakang asrama, tempat tidur asrama santri juga rusak, buku perpustakaan MA yang rusak dan Lab Bahasa hingga mengakibatkan kerugian mencapai Rp 200 juta," katanya.

Dalam hal ini IKA-PMK juga mengajak para alumni, para donatur dan umat islam untuk memberikan bantuan untuk memperbaikai fasilitas  Pondok Pesantren Kuala Madu.

" kami melakukan open donasi terhadap kejadian ini langsung ke pondok pesantren melalui pimpinan bidang Pondok Ustadz Ramdani," himbaunya.

Suwardiyamsyah juga menjelaskan kalau saat ini ruang kelas masih digenangi air dan asrama sedang dilakukan proses pembersihan oleh pegawai pesantren.

Sementara itu Pimpinan Umum Dr. H. Zulkarnaeni Tala, Sp.OG menyampaikan salamnya kepada para alumni, warga Muhammadiyah, dan ummat Islam.(Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html