loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pengedar Sabu Menangis Ditangkap Polisi

Tim Redaksi: Selasa, 09 Oktober 2018 | 16:30 WIB

Menangis 
LANGKAT-Pengedar shabu ini tidak bisa mengelak saat diamankan petugas kepolisian Sat Reskrim Polsek Tanjung Pura. Bahkan tersangka ini menangis karena akan menjalani hukuman yang cukup berat, Selasa (9/10/2018).

Adapun tersangka yang berhasil diamankan tidak jauh dari kediamannya oleh Tim Opsnal Polsek Tanjung Pura adalah Habib (19) warga Dusun Palu Rengas, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Selasa (9/10/) dinihari.

Dari tangan tersangka, Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) bungkus plastik klep besar  yang berisikan plastik klep kosong, 1 (satu) bungkus plastik klep sedang yang diduga berisikan sabu sabu dengan berat 1,05 Gram, 7 (tujuh) bungkus plastik klep kecil yg diduga berisikan sabu sabu dengan total berat 3,5 Gram, 1 (satu) buah kaca pireks, 1 (satu) buah dompet warna pink, 2 (dua) buah skop sabu, serta 3 (tiga) buah mancis.

Penangkapan tersangka bermula dari Pelapor, yaitu Iptu Rinaldi Simamora SH, yang mendapat laporan dari masyarakat bahwa di TKP sering terjadi transaksi Tindak pidana Narkotika Golongan 1 Jenis sabu sabu. Selanjutnya, Pelapor dan saksi saksi menindaklanjuti laporan tersebut.

Sesampainya ditempat yang dituju, Pelapor dan saksi saksi melihat seseorang dengan ciri ciri seperti pelaku, sedang berdiri di pinggir jalan, lalu dilakukan penangkapan terhadap laki laki tersebut.

Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, dikantong depan sebelah kanan dan ditemukan 1 (satu) buah dompet warna pink dan di dalam dompet tersebut ditemukan beberapa bungkus plastik klep sedang dan kecil yang berisikan butiran kristal bening yang diduga sabu sabu.

"Tersangka mengaku bernama Habib, dan mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya," tegas Kasubbaghumas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan.

Kini, Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Tanjung pura untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI. "Masih kita galih terus dimana tersangka mendapatkan barang haram itu," tegasnya. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html