loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Komitmen Jalin Kerjasama Bidang Teknologi dan Energi Terbarukan

Tim Redaksi: Selasa, 09 Oktober 2018 | 14:51 WIB

Komitmen Jalin Kerjasama Bidang Teknologi dan Energi Terbarukan
SERGAI,- Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) -Politeknik Medan dan Auckland University of Technology (AUT) New Zealand Komitmen Jalin Kerjasama Bidang Teknologi dan Energi Terbarukan bertempat Ruang Rapat Politeknik Negeri Medan (Polmed) Jalan Dr Mansyur, Senin (8/10).


Turut hadir  Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, Project Manager AUT New Zealand Mr. Lester Finch, Direktur Polmed yang diwakili Wadir IV Bidang Kerjasama Berta Br Ginting, MT,  Wadir III Bidang KemahasiswaanNisfan Bahri S.T, M.T beserta jajaran,
Kepala BPBD Provsu Dr Ir H Riadil Akhir Lubis, M.Si beserta jajaran.


Dalam sambutan Manager Project AUT University New Zealand Mr. Lester Finch mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang baik dari Polmed dan Pemkab Sergai. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan AUT dari kunjungan Gubernur dan Bupati/Walikota di Sumut pada bulan Mei 2018 lalu.


Disampaikan lagi bahwa bidang energi terbarukan menjadi daya tarik bagi AUT New Zealand yang merupakan perguruan tinggi terbesar kedua di Selandia Baru untuk meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan institusi.


Pada poin energi terbarukan, saat ini Selandia Baru memanfaatkan energi 80% yang berasal dari energi terbarukan. Untuk itu kami akan siap menjalin kerjasama dengan Pemkab Sergai dan Polmed dalam hal pemanfaatan teknologi serta energi terbarukan melalui proyek berskala internasional, ucapnya.


Direktur Polmed M. Syahruddin, ST, MT yang diwakili  Wadir IV Bidang Kerjasama Polmed Berta Br Ginting dalam sambutannya mengungkapkan rasa kehormatan atas kunjungan dari AUT New Zealand pada hari ini. Selain itu kami merasa Kabupaten Sergai sebagai salah satu daerah yang potensial sehingga dipilih guna menjajaki kerjasama bidang teknologi khususnya pertanian mengingat saat ini kita fokus pada pemanfaatan energi terbarukan seperti biogas dan biomassa.


Ini adalah tantangan yang disampaikan Bupati Soekirman, bahwa pemanfaatan teknologi juga hendaknya masuk pada bidang pertanian, dan nantinya akan disebar pada lingkungan Polmed. Selain itu juga awal yang baik antara Polmed dengan pemerintah daerah khususnya Pemkab Sergai serta hal ini satu kolaborasi lagi yang melibatkan luar negeri, pemerintah daerah juga universitas dalam hal ini adalah Polmed.


Angan-angan dan cita-cita yang lebih baik menjadi  tantangan serta tugas bagi kita semua agar mimpi dan cita-cita pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya dapat kita wujudkan, ungkapnya.


Pada dialog hari ini, lanjut Berta Br Ginting disampaikan bahwa Polmed akan memberikan bantuan berupa aplikasi dan peralatan (traktor) sebagai bentuk kerjasama dengan pemerintah daerah, namun dibutuhkan komitmen untuk menjaga dan memanfaatkan aplikasi serta peralatan yang didukung perawatan (maintenance) yang optimal serta terpusat dikelola oleh pemerintah daerah. Semoga hasil pertemuan ini akan dikembangkan dan diaplikasikan sesegera mungkin, pungkasnya.



Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya mengapresiasi atas kunjungan  balasan Mr. Lester Finch dari AUT New Zealand serta dipilihnya Kabupaten Sergai dalam pertemuan hari ini oleh Politeknik Medan. Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat saat ini baru berusia 14 tahun, dengan luas 190.000 hektar, 150.000 sawit.



Untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sergai berasal dari pertanian dan pangan 40%, industri 20%, 15% jasa. Pada Jangka menengah ada 21 peraihan yang ingin diraih, termasuk di dalamnya energi terbarukan dari air dan biomasa, ujarnya.


Ditambahkan Bupati, pada segmen energi terbarukan  Tahun 2016 hingga 2018 di-review untuk peluang pemanfaatan energi dari air tidak akan tercapai, karena 10 tahun belakangan pihak swasta hanya minta izin prinsip, namun tidak ada aksi. Dengan alasan izin prinsip terus diperbaharui, PLN belum berjanji untuk membeli. Kalau ada pembangkit di bawah 10 MW maka akan dibeli oleh PLN, sesuai dengan peraturan pemerintah.


Mengingat untuk pembangkit 1 MW butuh dana 25 Miliar, maka energi terbarukan merupakan solusi dan bentuk energi terbarukan saat ini yang lebih potensial adalah biomassa, yaitu merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. Hal yang saat ini terus kami ekplor guna dijadikan komoditas yang dikembangkan melalui inovasi-inovasi dan dapat diambil manfaatnya secara maksimal, kata Bupati.


Pemkab Sergai sangat menyambut baik tawaran kerjasama pemanfaatan teknologi dari Polmed serta AUT University New Zealand. Hal ini akan segera dikaji pada tahap kerjasama yang lebih intensif nantinya. Dengan ditandai adanya penyeragaman komitmen dari ketiga belah pihak pada hari ini. Intinya agar supaya profitabilitas (keuntungan) serta mobilisasi alat yang diberikan diharapkan tinggi dan dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.


Kesiapan dari Pemkab Sergai dalam pemanfaatan bantuan teknologi dari Polmed tersebut nantinya kami yakin akan maksimal dengan didukung oleh ketersediaan perusahaan jasa servis peralatan berat Kubota di Sergai yang juga merupakan satu-satunya yang ada di Sumut. “Nantinya kami rencanakan bantuan tersebut akan dikelola oleh pemerintah daerah salah satunya melalui konsep penyewaan traktor berbasis aplikasi bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," tutup Bupati.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html