Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ibrahim Hongkong Resmi Dicopot Dari DPRD dan Partai Nasdem

Tim Redaksi: Kamis, 23 Agustus 2018 | 17:51 WIB

LANGKAT-Anggota DPRD Langkat Frsksi NasDem, Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong resmi dicopot sebagai anggota partai NasDem dan dewan. Ibrahim terlibat sebagai gembong narkotika akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi A di DPRD Langkat.

Sekretaris DPRd Langkat, Basrah Pardomuan menjelaskan bahwa pihaknya sudah menerima surat pemberhentian Ibrahim Hongkong dari DPP Partai NasDem. Katanya, menyikapi surat DPP NasDem, DPW NasDem Langkat juga telah mengajukan surat usulan Pergantian Antar Waktu untuk Ibrahim Hongkong.

"Sudah ada, baru saja masuk suratnya ini. Saya dapat kabar sudah diberhentikan DPP NasDem dari anggota partai. Jadi oleh DPD Langkat mereka mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW). Sudah ada nama juga penggantinya di surat itu," ujarnya, Kamis (23/8/2018).

Dijelaskannya, bahwa surat usulan PAW dari DPW NasDem ditujukan kepada Ketua DPRD Langkat. Selanjutnya adimistratifnya akan diproses ke KPU dan Gubernur Sumatera Utara.

"Mekanisme selanjutnya disurati DPRD, secepatnya kita proses. Kan ditujukan Ketua DPRD. Kita proses ke KPU dan pengurusan SK ke gubernur. Dan yang melantik Ketua DPRD nanti," jelasnya.

Ketua NasDem Langkat, Ajai Ismail atau karib disapa Acai menjelaskan, surat DPP NasDem sudah diantarkan untuk PAW ke Ketua DPRD. Pihaknya mengusulkan nama Sekretatis NasDem Langkat, Samsul Bahri sebagai pengganti Ibrahim Hasan.

"Surat DPP NasDem sudah diantarkan untuk PAW ke Ketua DPRD. Penggantinya Sekjen NasDem, Samsul Bahri," jelasnya.

Saat disinggung, soal dampak bagi citra NasDem ke masyarakat dengan terlibatnya Ibrahim Hasan dalam bisnis haram perusak generasi bangsa, Acai mengatakan bahwa masyarakat sudah pintar dalam menilai. Keterlibatan Ibrahim, katanya, ansih sebagai tindakan personalia.

"Menurut Saya rakyat ini sudah pintar, masyarakat Langkat sudah pintar. Masalah dia pengedar narkoba itu bukan partai, bukan DPRDnya, tapi orangnya. Itu personal, bukan partai juga bukan DPRDnya," ujarnya.

Acai juga mengatakan selama ini Ibrahim juga dikenal baik dan royal kepada masyarakat. Namun ia membantah jika selama ini Ibrahim royal dalam hal keuangan untuk Partai NasDem yang dikomandoi Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

"Sama masyarakat dia baik, sama partai dia ya baik lah. Kalau keuangan NasDem kan gak dipungut, tanpa mahar. Kalau masyarakat di Pangkalansusu dia sering bantu-bantu masyarakat," pungkasnya. (lkt-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait