loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Dugaan Korupsi di MAPN 4 Telah Dilaporkan, Siswa Kembali Demo Minta Kasek Dicopot

Tim Redaksi: Senin, 20 Agustus 2018 | 16:59 WIB

Aksi siswa
BELAWAN  - Ratusan siswa Madrasyah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4, kembali mendemo kepala sekolah (Kasek)  di halaman sekolah Jalan Raya Blok IX Lingkungan 21, Griya Martubung, Kel. Besar, Kec. Medan Labuhan, Senin (20/8).

 Para siswa yang melakukan orasi meminta agar kepala sekolah mendesak agar segera dicopot.

 Pasalnya, orang nomor satu di MAPN 4 diduga telah melakukan tindakan semena - mena dengan pemecatan 5 guru honor, 2 pegawai Tata Usaha dan 1 Satpam secara sepihak serta dugaan korupsi sejumlah biaya sekolah MAPN 4 yang mencapai milyaran rupiah.

Sejumlah guru MAPN 4 sudah melayangkan surat mosi tidak percaya kepada Kakemenag, namun tidak mendapat respon. Selain itu, para guru juga sudah mengirim surat ke Polres Pelabuhan Belawan tentang dugaan korupsi dana MAPN 4 sebanyak Rp. 5 M.

"Surat itu sudah dikirim pada bulan ini namun sampai sekarang belum ada respon dari Kakemenag Medan H Al Ahyu dan petugas Polres Pelabuhan Belawan, " kata siswa.

Pada aksi tersebut,  pelajar juga meminta Kasek MAPN 4 Medan Nurkholodah Lubis untuk mempertanggung jawabkan semua uang kutipan yang dilakukan Komite sekolah dan dana infak yang dikutip dari siswa setiap hari Jumat, selama menjabat sebagai kepala. "Bukan uang negara saja yang beliau telan, uang ibadah juga disikat, " ujar siswa.

Aksi yang berlangsung di halaman sekolah itu berlangsung damai dengan membentang banyak sepanduk bertuliskan tuntutan siswa. Akibat, aksi tersebut kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut terganggu. "Gara gara masalah ini,  kegiatan belajar kami sudah sering terganggu dan ini sangat merugikan kami, " jerit siswa.

Terkait hal tersebut anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Yusuf minta Kankemenag segera mengambil tindakan dengan mengganti Kasek MAPN 4.  "Kakemendag jangan mengorbankan ratusan murid hanya gara gara mempertahankan satu orang kepala sekolah," kata M. Yusuf.

Kepala Sekolah Madrasyah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan Nurkholidah Lubis saat dikonfirmasi mengaku tidak ada melakukan apapun yang dituding terhadapnya. "Tanya saja kepada yang memberi informasi karena saya tidak layak menjawabnya," kata  Nurkholidah melalui HP.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Candra membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan korupsi di MAPN 4 Medan. "Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak yang terkait dengan laporan, " katanya.

Disinggung tentang besaran dan jenis dugaan korupsi dimaksud,  Jerico mengatakan belum bisa memberi penjelasan karena masih dalam proses penyelidikan. "Yang pasti Kasek sudah kita periksa sedangkan masalah lainnya belum bisa saya jelaskan," jelas Jerico. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html