loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Siap Dilantik Pinjam Mobil Dinas, Kini Pakai Fortuner dan Pajero

Tim Redaksi: Minggu, 22 Juli 2018 | 00:31 WIB

DPRD Sergai
Sergai – Akhir masa jabatan anggota DPRD Sergai, baru pihak Sekretariat berani menjelaskan perihal gaji dan uang masuk para wakil rakyat itu.  Selama ini di depan konstituennya, selalu mengeluh tentang gaji dan pengeluaran para wakil rakyat yang terhormat tersebut.

Nyatanya, apalagi setelah diberlakukannya PP nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrastratif Pimpinan dan Anggota DPRD, dimana gaji dan tunjangan lainnya yang doperoleh anggota DPRD di Sergai, begitu bangun tidur maka gaji sejuta lebih sudah menunggu.

Hal itu seperti yang diucapkan oleh Durahman Silitonga mantan anggota DPRD Sergai Tahun 2004 – 2009 disertai Anwar Siregar salah seorang wartawan di Roti bakar Seroja depan kantor bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (19/7).

Data yang berhasil diperoleh dari Sekretraiat DPRD Sergai, menurut Silitonga dibandingkan era dimana dirinya masih menjadi wakil rakyat, ibarat siang dan malam. Betapa tidak, gaji anggota DPRD Sergai berikut tunjangan transportasi, tunjangan perumahan dan tunjangan anak dan istri perbulannya mencapai Rp 31 juta.

Belum lagi ditambah dana reses setiap 4 bulan memperoleh Rp 23 juta/anggota DPRD, dan ini juga ditambah lagi dengan SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas), Bimtek, Kunjungan Kerja dan rapat-rapat seperti pansus yang anggarannya selalu disembunyikan pihak DPRD bersama Sekretariat.

"Selain itu ada BOP (Biaya Operasional Pimpinan) yang mendapat mobil dinas. Untuk Ketua DPRD Sergai sebesar Rp 12 juta/bulan, dan setiap Wakil Ketua mendapat bantuan Rp7 juta (tidak mendapat kenderaan dinas)," kata Silitonga menirukan info dari sumber di DPRD Sergai.

Yang paling menyolok sekarang ini, lanjutnya, dulu anggota legislatif itu boro-boro semuanya punya mobil dinas, banyak yang meminjam mobil dinas untuk keperluannya tetapi sekarang setelah mencairnya PP 18/2017, terlihat perubahan yang sangat signifikan dari beberapa wakil rakyat tersebut. "Ada yang naik mobil mewah sejenis Fortuner, Pajero atau Innova. Inilah suatu kemajuan menjadi wakil rakyat di Sergai. tentunya kedepan hal ini sangat menguntungkan konstituennya dengan makmurnya wakil rakyat yang akan didukungnya nanti," imbuh Anwar.

Kenapa menguntungkan? Sanjutnya bahwa pribahasa “Tanjung Tiram di Batubara,Kalau Disiram baru ada Suara” alias NPWP (Nomor Piro Wani Piro), yang masih belum hilang dipikiran sebahagian besar masyarakat di Sergai. "Jelas,nilai tawar pemilih di pileg kedepannya akan semakin seru,artinya nominal NPWPnya akan naik bursanya lah sebab masyarakat sudah banyak yang tau sekarang ini," pungkas Anwar sembari tertawa.(YR)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html