loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Sebelum Lebaran Harga TBS Sawit di Palas Turun, Pasca Pilkada Makin Anjlok

Tim Redaksi: Minggu, 01 Juli 2018 | 14:12 WIB




Sejumlah petani sawit di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), menegeluhkan kondisi kian terpuruknya harga jual tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi selama tiga bulan terakhir yang kian anjlok. Padahal sudah masuk musim trek buah sawit.

Mastari, satu petani sawit di Desa Siginduan Kecamatan Sosa kepada wartawan, Minggu (01/07/2018) menyebutkan, kondisi penjualan sawit kepada pengepul di tempatnya terus anjlok sudah tiga bulan terakhir ini.

"Sebelum lebaran hingga sampai lebaran, harga jual buah sawit saat masih dihargai Rp 1.250 - Rp 1.300 perkilonya. Sekarang sudah selesai Pilkada harganya malah jadi Rp 1.050 perkilonya," ungkapnya.

Padahal, lanjutnya, sejak  tiga bulan terakhir ini produksi buah sawitnya sudah masuk musim trek atau musim penurunan hasil panen. "Normalnya, kalau panen buah sawit turun, harganya naik. Tapi, sudah tiga bulan trek, harganya terus anjlok," keluhnya.

Senada itu, Riswan Nasution, satu petani sawit di Desa Sigalapung, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) menyatakan, hasil panen kebun sawitnya yang seluas dua hektare saat ini hanya sebanyak satu ton saja. Biasanya biasa dapat panen sawit sebanyak 1,8 hingga 2 ton sekali putaran.

"Iya bang (wartawan-red), sejak sebelum lebaran sudah masuk musim trek buah sawit. Biasanya hasil panen buah sawit kami sebanyak 1,8 hingga ton setiap dua minggu swkali. Tapi, saat ini hasilnya hanya sebanyak satu ton sampai 1,1 ton saja, bang," jelasnya.

"Kami pun bingung, bang. Soalnya, hasil panen sawitnya turun, tapi harga jual sawitnya ikut turun. Kalau sebelum lebaran harganya masih Rp 1.300-Rp 1.250 sekilo. Tapi, sekarang harganya jadi Rp 1.050-Rp 1.100 perkilonya, bang," ucap Riswan.

Para petani sawit di daerah ini sangat berharap peran aktif dari pemerintah untuk lebih perhatian dan peduli atas nasib petani sawit.

"Kami berharap pemerintah hasil Pilkada serentak bisa lebih peduli kepada petani sawit. Harapan kami, harga jual sawit di tingkat petani bisa lebih baik ke depan," pintanya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html