Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Derita Warga Miskin di Batang Kuis, Hingga Lumpuh Tak Punya Biaya Berobat

Tim Redaksi: Kamis, 26 Juli 2018 | 14:54 WIB

Gubuk derita Rahmawati
Deliserdang - Ironis memang kondisi  Rahmawati, ibu empat anak warga Dusun III Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis.

Informasi diperoleh pada Kamis (26/4), Rahmawati mengalami lumpuh sejak lima tahun yang lalu. Penyakit diabetes hingga komplikasi dialaminya membuat seluruh harta bendanya habis, bahkan rumahnya terjual dan kini dirinya dan keluarganya terpaksa menumpang di gubuk reot tak layak huni milik tetangganya.

Dengan kondisi serba kekurangan keluarga kurang mampu ini hidup dengan apa adanya. Bangunan rumah gubuk yang reot dan atap bocor sudah menjadi keseharian yang dialami. Untuk memperbaiki atap gubuk yang bocor mereka menambal dengan seng bekas seadanya. Ahmad Safii suami Rahmawati hanya bekerja sebagai buruh bangunan yang kadang kerja kadang tidak hingga untuk menutupi biaya perobatan tak sanggup lagi.

Rahmawati pun pernah berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang sepuluh hari menggunakan BPJS Kesehatan. Namun karena tak sanggup membayar iuran bulanan BPJS Kesehatan dirinya pun terpaksa keluar dari rumah sakit dan bertahan dirumah saja. "Kami lima orang sekeluarga. Kalau BPJS Kesehatan dibayar lima bulan. Dulu punya tapi sekarang tak bisa bayar lagi," ujarnya.

Rahmawati lumpuh
Kini Rahmawati hanya bisa pasrah tak berani berharap banyak ada pihak pihak yang bersedia membantu mereka. Dirinya hanya berharap anak - anaknya bisa makan dan sekolah itu sudah cukup sementara untuk perobatan atas penyakitnya ia sudah pasrah karena tidak ada biaya dan tak mungkin mampu bila harus membayar iuran BPJS Kesehatan untuk bisa berobat.

Sementara Ahmad Syafii suami Rahmawati  mengatakan meski serba kekurangan namum ia tetap berjuang untuk menghidupi keluargany. "Karena biaya berobat yang mahal, semua sudah terjual hingga tanah dan rumah kami, kini kami ini numpang di rumah orang ada yang ngasi tempat tinggal meski gubuk tidak apa beginilah keadaannya," ujarnya lirih.

Dirinya pun berharap ada dermawan dan perhatian dari pemerintah terkait atas derita yang mereka alami sehingga dapat terbantu meringan beban berat yang mereka alami saat ini.(manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait