Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kecam Keras Aksi Terorisme, Pemkab Paluta Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

Tim Redaksi: Rabu, 16 Mei 2018 | 12:59 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Paluta Anwar Sadat Siregar

Aksi pelaku peledakan bom terjadi di beberapa titik di Jawa Timur sejak Minggu-Senin (13-14/5/2018) kemarin dan pagi ini  Rabu (16/5/2018) juga telah terjadi lagi penyerangan teror di Mapolda Riau, yang melukai dua personel dan seorang jurnalis saat melakukan tugas peliputan.

Menanggapi aksi teror tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Paluta Anwar Sadat Siregar, mengutuk keras perbuatan tercela tersebut. 

"Atas nama Pemkab Paluta, saya mengutuk keras tindakan para pelaku peledakan Bom kemarin di Jawa timur dan prnyerangan Mapolda Riau pagi ini, apalagi menjelang bulan Ramadhan seperti ini," ujar Anwar,  Rabu (16/5/2018).

"Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Paluta agar tetap tenang, jangan terprovokasi, apalagi dengan hadirnya berbagai postingan di medsos yang mengandung isu SARA," lanjutnya.

Dikatakan Anwar, aksi penyerangan yang tidak berprikemanusiaan tersebut tidak dibenarkan ajaran agama yang ada di Indonesia.

"Sekali lagi saya menghimbau kepada masyarakat Paluta khususnya bagi  pengguna media sosial agar jangan mengaitkan dengan isu SARA, serta tetap waspada dengan paham-paham radikal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya.

Anwar juga mengucapkan belasungkawa bagi personil Polri yang menjadi korban penyerangan peledakan Bom di jawa timur dan di Mapolda Riau.

"Serta saya mengucapkan belasungkawa bagi rekan wartawan dari Tv One dan MNC yang ikut menjadi korban luka saat melakukan tugas peliputan di Mapolda Riau," ungkap Anwar lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) Melalui Kapolsek Padang bolak AKP Maju Harahap. Dia mengucapkan belasungkawa bagi personel Polri yang menjadi korban penyerangan terorisme saat bertugas.

AKP Maju Harahap menegaskan, atas instruksi Kapolres Tapsel, seluruh Polsek  di wilyah Kabupaten Paluta termasuk Polsek Padang Bolak, pengamanan dan pemantauan personil dilapangan untuk terus diperketat.

"Mengingat sudah diberlakukanya status siaga I sejak kemarin, maka seluruh personel Mapolsek yang ada di wilayah Paluta, untuk melakukan penjagaan ketat dan siaga memantau perkembangan informasi dan isu-isu yang berkembang di lapangan, seluruh polisi sektor diwilayah Paluta telah dikerahkan, jika ada orang atau hal yang mencurigakan, langsung untuk secepatnya diambil tindakan," tegasnya.

AKP Maju Harahap juga meminta kerjasama seluruh lapisan masyarakat Paluta untuk ikut berperan memberikan informasi ke Polsek terdekat jika terjadi hal hal yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Paluta. (GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait