Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jelang Debat Pilgub Sumut Kedua, Survei Djoss Ungguli Eramas

Tim Redaksi: Sabtu, 12 Mei 2018 | 15:05 WIB


Pasca debat kandidat Pilgub Sumut sesi pertama, pada Sabtu (5/5/2018) lalu, empat lembaga survei menunjukkan peningkatan signifikan elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) walau memang belum melampaui paslon Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), yang menunjukkan tren negatif. 

Namun jelang debat Pilgub Sumut tahap kedua, paslon Djoss mengungguli pasangan Eramas.

Dalam survei di media sosial, yang dilakukan di website http://pilkada.org/survey/, per hari Jumat (11/5/2018), pukul 09.30 WIB, pasangan Djoss meraih 52,9% suara mengalahkan pasangan Eramas yang meraih 47,1% netizen.

Menurut Pegiat Media Sosial Eko Marhaendy menyatakan, Netizen bisa diklasifikasikan sebagai ‘pemilih cerdas,’ meski tidak bisa digeneralisir. Netizen berpeluang lakukan analisa dan perbandingan karena banyak membaca dan menerima informasi.

“Berkaca pada Debat Publik Pilgub Sumut tahap pertama, netizen melihat ada perbedaan signifikan antar Paslon. Pada debat pertama," ujar Eko, Sabtu (12/5/2018).
Dikatakannya, Pasangan Edy-Ijeck ingin mempertahankan tatanan Pemerintahan Sumut yang sudah ada, sementara Djarot-Sihar ingin melakukan perubahan sehingga urusan mudah dan transparan.

"Dalam kondisi seperti ini, dipandang netizen bahwa Djarot-Sihar lebih membawa harapan baru dibanding Edy-Ijeck. Karena hasil survei beberapa bulan sebelumnya elektabilitas Djarot-Sihar masih berada di bawah Edi-Ijeck," ungkapnya.

"Situasi seperti ini mendorong undecided voter (Netizen) mengambil keputusan yang mempengaruhi peningkatan elektabilitas Djarot-Sihar," lanjutnya.

Perlu diketahui, sebelumnya 4 lembaga survei melakukan penelitian potensi kemenangan Paslon dalam Pilgub Sumut dan memperlihatkan bahwa elektabilitas Djarot-Sihar, terus mengalami peningkatan.

Berbanding terbalik dengan elektabilitas pasangan Edy-Ijeck yang sejak bulan April cenderung menunjukkan tren negatif. 

Dalam survei yang diumumkan lembaga riset PRC, elektabilitas Djosa berada di angka 38,4 persen. Selisih 10,3 persen dengan Eramas yang berada di angka 48,7 persen. (ril)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait