Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

3x24 Jam, Baliho-baliho Bermasalah Ini Akan Ditumbangkan Pemko Medan. Benarkah?

Tim Redaksi: Rabu, 23 Mei 2018 | 21:33 WIB

Penertiban baliho bermasalah

Pemerintah Kota Medan kembali melakukan penertiban reklame yang melanggar aturan pada Rabu (23/5). Penertiban yang dipimpin oleh Wakil Walikota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, MSi ini diawali penertiban papan reklame di jalan Gatot Subroto Simpang Capela Medan dengan menurunkan puluhan tim Terpadu, personil TRTB, Dinas Perizinan dan Satpol PP.

Wakil Walikota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si didampingi Asisten Pemerintahan Drs. Musaddad, M.Si, Kasatpol PP Drs. M. Sofyan, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan Drs. Ahmad Basaruddin, M.Si, dan Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Indra Siregar, SH, mengatakan Penertiban ini dilakukan karena melanggar peraturan daerah tentang pendirian reklame hampir sepanjang Jalan Gatot Subroto Medan papan reklame yang berdiri tidak mempunyai izin.

“Kita akan terus melakukan penertiban selama masih ada papan reklame dan baliho yang melanggar izin, dan kedepan kita juga akan menertibkan reklame yang sifatnya melekat seperti iklan yang terpajang di toko- toko karena reklame melekat itu mengganggu estetika Kota Medan,” ungkap Akhyar.

Akhyar juga mengatakan setelah Tim Terpadu memberi tanda silang dan penempelan surat peringatan, dalam kurun waktu 3×24 jam pengusaha advertising agar menyumbangkan papan reklamenya sendiri namun jika tidak ada respon Pemko Medan akan melakukan penertiban secara paksa. Sesuai dengan informasi sebelumnya, ada 13 ruas jalan Kota Medan yang masuk dalam zona larangan mendirikan reklame. Dan tabulasi dari pemerintah Kota Medan ada 68 papan reklame, bando atau baleho yang melanggar aturan. Tersebar di wilayah Kecamatan Medan Baru, Medan Polonia, Medan Maimon dan Medan Petisah.

KasatPol PP, M. Sofyan mengatakan penertiban ini dilakukan karena papan reklame tersebut didirikan di wilayah yang tidak benar atau menyalahi estetika maupun telah habis masa izinnya dan tidak dapat diperpanjang kembali.

Adapun pelaksanaan penertiban para tim terpadu ini memberi tanda silang disetiap tiang papan reklame dengan menggunakan cat pilox & menempelkan surat peringatan yang bertuliskan bahwa papan reklame tersebut melanggar aturan,” ungkapnya dikutip dari instagram pemko medan.(igpm)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait