loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Tumbuhkan Minat Pemilih Pemula, LPA dan KPU Deliserdang Gelar Sosialisasi

Tim Redaksi: Jumat, 06 April 2018 | 12:53 WIB


Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deliserdang bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deliserdang melaksanakan program kemitraan sosialisasi pendidikan pemilih Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Tahun 2018 pada Jumat (6/4/2018) sekira pukul 08.30 Wib.

Kegiatan yang mengambil tema "Memilih Berarti Kita Ikut Menentukan Masa Depan Deliserdang" dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Sinar Harapan, Kecamatan Beringin. Kegiatan ini diikuti 73 siswa/i Kelas XII.

Dalam kegiatan ini, para siswa dibagi menjadi 10 kelompok. Selanjutnya setiap kelompok diberikan pertanyaan yang berbeda yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Deliserdang Timo Dahlia Daulay yang memberikan pengetahuan Pilkada Serentak Tahun 2018.

Para siswa pun terlihat antusias mendengarkan arahan dan menjawab pertanyaan dari Timo Dahlia Daulay seperti jumlah pasangan calon (paslon), jumlah partai politik (parpol) peserta Pemilu Tahun 2019, syarat menjadi pemilih dan penyelenggara Pilkada Serentak.

Selain sesi tanya jawab, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan simulasi proses pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua LPA Kabupaten Deliserdang Junaidi Malik didampingi Seketaris Amirul Khair, Wakil Ketua Bidang Pendaanan Patimah dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Bambang Suedy menerangkan tujuan kegiatan adalah untuk mendorong para siswa yang merupakan pemilih pemula untuk menggunakan hak pilih mereka.

"Sasaran kita pemilih pemula, melalui kegiatan ini kita mendorong anak agar menggunakan hak saat pencoblosan pada 27 Juni 2018 nanti," kata Junadi Malik. 

Lanjut Junaidi Malik, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan simulasi pelaksanaan pemungutan suara di TPS.

"Melalui simulasi para siswa yang merupakan pemilih pemula mengetahui proses pemungutan suara di TPS," tegas Junaidi.

Dirinya pun berharap, melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri para siswa untuk menggunakan hak pilihnya dan meningkatkan pengetahuan para siswa tentang Pilkada Serentak Tahun 2018.

"Melalui kegiatan ini kita berharap para siswa yang merupakan pemilih pemula menggunakan hak pilihnya, dengan menggunakan hak pilih berarti para siswa sudah ikut menentukan masa depan Deliserdang," ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Deliserdang Kabupaten Deliserdang Timo Dahlia Daulay dalam kegiatan ini mengajak para siswa untuk mengecek apakah sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Jika belum terdaftar di DPS, melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Jika belum memiliki KTP Elektronik segera lakukan perekaman dan minta Surat Keterangan Pengganti KTP Elektronik (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Deliserdang. Melalui kegiatan ini pelajar mendapatkan informasi lengkap dan benar tentang Pilkada Serentak Deliserdang," kata Timo. 

Timo Dahlia Daulay juga menerangkan para siswa merupakan pemilih pemula yang sering menjadi sasaran paslon kepala daerah.

"Jumlah pemilih pemula sangat besar mencapai 25 persen dari jumlah DPS. Masih banyak yang belum paham tentang Pilkada Serentak Tahun 2018.TNI/Polri yang pensiun jadi pemilih pemula, pemilih pemula diharapkan memilih dengan jeli tidak terpengaruh politik uang," terangnya. 

Timo juga menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Deliserdang.

"Disdukcapil Deliserdang datang ke sekolah - sekolah untuk melakukan perekaman KTP Elektronik dan melakukan pendataan di lapas serta rutan," jelasnya.

Kepala SMA Sinar Harapan Miswanto mengatakan jika kegiatan seperti ini baru pertamakali dilaksanakan di sekolah mereka.

"Ini baru pertamakali dilaksanakan, kami mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada LPA Deliserdang dan KPU Deliserdang yang melaksanakan kegiatan ini. Saya berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat memilih dengan baik dan benar dan tidak terpengarus dengan politik uang dan isu Sara," tegas Miswanto.

Garnis Syahpuri (18) salah seorang siswa mengatakan melalui sosialisasi mereka tau cara bagaimana memilih yang benar.

"Jadi tidak ada alasan untuk golput dan tidak pemilih, memilih untuk menentukan masa depan," kata Garnis Syahpuri.

Dirinya juga menerangkan sudah terdaftar di DPS dan sudah mengurus KTP Elektronik.

"Melalui kegiatan ini sebagai pemilih pemulah kami dapat lebih menganalisis paslon Kepala Daerah. Senang bisa memilih, saya menghimbau kepada para pemula untuk menggunakan hak pilih," ujarnya. (Manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html