Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tukang Gali Kubur Berangkat Umroh, Azhari: Alhamdulillah, Terima Kasih Pak Cana...

Tim Redaksi: Selasa, 17 April 2018 | 11:25 WIB


Warga Desa Pantai Gemi, khususnya Dusun V dan VI Kecamatan Stabat mendadak geger dan riuh.

Mereka tercengang dan seolah tak percaya lantaran mendengar dan mengetahui Azhari (60) seorang penggali kubur di Desa itu akan diberangkatkan beribadah umroh ke tanah suci Mekkah.

Kabar sukacita ini sebelumnya disampaikan langsung kepada Azhari oleh Ketua Ranting Pemuda Pancasila (PP) Pantai Gemi, Riki Syafareza SE atau yang biasa disapa dengan Reza, Senin (16/4/2018) sore sekira pukul 16.00 WIB di rumahnya, Desa Pantai Gemi.

Tiba di rumah tersebut, Azhari sedang duduk beristirahat di rumahnya. Saat Reza menemuinya dikira akan menyampaikan kabar biasa saja.

Tapi seketika Ia tampak kaget dan tak bisa mengucapkan kata-kata begitu kedatangan Reza dimaksudkan untuk menyampaikan pesan, bahwa Azhari terpilih sebagai salah satu penggali kuburan dari 23 Kecamatan di Langkat untuk menjalankan ibadah umroh atas biaya calon Bupati Langkat Terbit Rencana PA alias Cana.

“Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, terima kasih juga pada Pak Cana,” ucapnya dengan suara bergetar diiringi tetesan air mata bahagia.

Sikap yang sama juga diperlihatkan oleh istri Azhari, yaitu Salamiah. Ia bahkan sampai menagis sesenggukan mendengar berita itu.

“Syukur ya Allah, atas KemurahanMU, suamiku bisa beribadah ke tanah suci. Tanpa ridha dan kasih sayangMU, manalah mungkin bisa berangkat,” ucapnya menambahi rasa syukur sang suami. 

Salamiah pun tak lupa mengucapkan atas keikhlasan dan kedermawanan Terbit Rencana yang telah banyak memberangkatkan orang tak mampu ke tanah suci.

Sedih rasannya, kata Salamiah, sudah sering suaminya mengatakan ingin sekali pergi haji atau umroh. Tapi dengan upah yang minim sebagai penggali kubur ditambah lagi dengan bekerja serabutan, manalah cukup untuk dibuat Umroh. 

“Terakhir keinginan itu disampaikan oleh suami sekitar sebulan lalu. Ya Allah siapa sangka hari ini baru dapat kabarnya,” ucap Salamiah pada awak media, Selasa (17/4/2018).

Ternyata, kabar gembira ini dengan cepat tersebar di Dusun V dan Vl, bahkan Desa Pantai Gemi. Warga pun berbondong bondong menuju ke rumah Azhari maupun di warung warung, seraya ada yang berteriak "Tukang gali kubur berangkat umroh, tukang gali kubur berangkat umroh".

Sementara itu, Kepala Dusun VI Kamaruzzaman, Ketua PK Golkar Stabat yang juga Ketua STM di sana, Zakaria Onang, Riki Sayafareza SE, tak kuat menahan rasa haru, melihat ramainya warga dan tetangga yang datang ke rumah Azhari untuk menyampaikan rasa syukur disertai tetesan air mata.

"Bapak Azhari ini orangnya sangat polos, tidak banyak menuntut. Kalau dikasi kain bekas oleh keluarga yang kemalangan, ya diterima dengan lapang dada. Honornya sebagai pennggali kubur pun sangat kecil, hanya 30 ribu setiap kali ada yang meninggal. Dan ini masih ditambah senilai 100 ribu dari keluarga musibah. Namun demikian, pekerjaan yang sudah dilakukan olehnya sejak tahun 1970 itu tetap ditekuninya dengan sabar,” ucap Zakaria Onang.

Di tempat yang sama, Kepala Dusun VI Kamaruddin Zaman sepakat dengan Zakaria. Ditengah kehudupannya yang demikian, Azhari ini sangat aktif dalam segala aktifitas keagamaan di desanya. 

“Orangnya taat beribadah, jadi tak salah pilihlah kalau Azhari yang diberangkatkan Umroh. Saya bangga sekaligus terharu, orang dusun saya bisa berangkat ke tanah suci dengan segala beratnya beban hidup yang dipukulnya selama ini," terangnya. 

Sementara, Ketua PAC PP Stabat, Safarudin Sembiring, juga merasa terharu dan senang atas terpilihnya orang yang taat beribadah seperti Azhari.

"Terima kasih juga saya ucapkan kepada para kader PP di Pantai Gemi yang telah menjalankan amanah dari Ketua Cana melalui dirinya selaku Ketua PAC PP Stabat. Dan hal yang sama juga dilakukan seluruh pimpinan PAC di Langkat untuk mencari masing masing satu penggali kubur di wilayahnya," tutupnya. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait