Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bupati Karo Hadiri Pembekalan Pilkada Berintegritas

Tim Redaksi: Selasa, 24 April 2018 | 22:48 WIB


Bupati Karo Terkelin Brahmana menghadiri pembekalan “Pilkada Berintegritas” yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK meminta seluruh pimpinan daerah serius dan melaksanakan program pencegahan korupsi dengan niat yang baik. 

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi Ketua DPRD, Nora Else Surbakti, SE, Mansur Ginting ST anggota DPRD Karo, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, MSi, Kepala Inspektorat Philemon Brahmana, Kadis BPKPAD Andreasta Tarigan.

Program Pilkada berintegritas mencakup tiga kegiatan, pertama pembekalan pasangan calon kepala daerah, kedua deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pasangan calon Kepala Daerah Gubernur, Walikota/Bupati dan ketiga temu media.

Program yang dilaksanakan di 15 kota se-Indonesia salah satunya Sumatera Utara, dan Kabupaten Karo turut diundang, Selasa (24/4/2018) di aula Raja Inal, Lt II Kantor Gubsu Medan.

Menurut Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, pencegahan korupsi hanya akan berhasil jika dilakukan sepenuh hati.

Dirinya meminta kepala daerah tidak memandang pencegahan korupsi bersifat seremonial saja. Tujuan utama pembekalan “Pilkada Berintegritas” adalah untuk melahirkan pemimpin berintegritas dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dari praktek korupsi. 

“KPK sedang meningkatkan koordinasi dengan para penyelenggara pemilu dan juga jajaran penegak hukum lainnya seperti kepolisian dan kejaksaan. Hal itu dilakukan untuk mencegah politik uang saat masa-masa kampanye Pilkada serentak 2018,” ujar Saut Situmorang.

"Ini penting, agar para kepala daerah terhindar dari kasus-kasus korupsi seperti yang marak terjadi di tanah air," lanjutnya. 

Pembekalan tersebut akan menghadirkan pembicara dari berbagai instansi terkait seperti Kementerian Dalam Negeri, KPK, Poldasu maupun Kejaksaan Tinggi Sumut. 

Oleh karena itu, kata Saut Situmorang, KPU berkolaborasi dengan KPK, Kejaksaan, Kepolisian, dan Kementerian Dalam Negeri menggalakan pembekalan antikorupsi dan deklarasi laporan harga kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pasangan calon kepala daerah untuk mewujudkan pilkada berintegritas.

Masih pada kesempatan itu, di sela pembekalan Pilkada Berintegritas, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang juga menyinggung soal penanganan dampak bencana erupsi Sinabung kepada Bupati Karo.

Menjawab pertanyaan Saut Situmorang, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH menjelaskan sekarang ini tidak ada lagi pengungsi terdampak erupsi Sinabung di posko-posko, sebagian sudah direlokasi ke Siosar, sebagian di Huntap (Hunian Tetap) dan ada juga di Huntara (Hunian Sementara).

“Baguslah, kalau bisa Bang ditingkatkan lagi kerjasama KPK dengan Pemkab Karo, misalnya dalam hal Laporan Harta Kekayaaan Penyelenggara Negara (LHKPN), nanti kordinasi dengan staf ahli saya pak Cahaya, bidang-bidang apa saja yang perlu ditingkatkan kerjasama kita," ucap Saut sembari menyuruh stafnya saling tukar contact person.

Dijelaskan Terkelin Brahmana, bahwa Pemkab Karo komit menjalankan pemerintahan bersih dari korupsi.

"Sesuai penandatanganan MoU dengan KPK terkait rencana aksi pemberantasan korupsi dan penyerahan source code aplikasi (E-planing dan perizinan terpadu) serta sosialisasi dan monitoring program pengendalian gratifikasi tahun lalu di Hotel Santika Medan," ujarnya.

Selanjutnya, menyangkut pengungsi Sinabung, lanjut Terkelin, sudah tidak ada lagi di posko. Posko sudah lama ditutup, hal ini juga semalam, Senin (23/4) pihaknya jelaskan saat rapat di Ditjen Bina Pemdes Kemendagri di Jakarta.

"Usai rapat hendak flight ke Medan bertemu lagi dengan Mendagri Tjahjo Kumolo. Pak Menteri menanyakan bagaimana pertemuan tadi siang di Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, saya jawab semua berjalan lancar dan masih dalam proses terkait penetapan desa tahap I di Siosar," kata Terkelin.

Terlihat hadir dalam acara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo, Pimpinan KPK Saut Situmorang, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, para Walikota/Bupati dan Ketua DPRD se-Sumatera Utara, pasangan calon Gubsu/walikota/Bupati beserta wakil serta Ketua Partai Politik se-Sumatera Utara. (Marko)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait