Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Mayat Sokhifao Gea Ditemukan Mengambang di Aliran Sungai Nou Nias

Tim Redaksi: Minggu, 11 Maret 2018 | 15:42 WIB





Mayat Sokhifao Gea (71) ditemukan mengambang di aliran sungai Nou Desa Mazingo, Kecamatan Hiliduho Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 11.00 Wib siang.

Menurut keterangan keluarga korban Efeso Gea (32), pada hari Kamis (7/3/2018) sekira pukul 09.00 Wib, korban pergi dari rumah dengan membawa tikar dengan tujuan pergi mandi di sungai Alembunge yang berbatasan dengan Desa Dima dengan Desa Mazingo Kecamatan Hiliduho Kabupaten Nias.

Karena korban tidak kunjung pulang ke rumah, keluarga korban mencarinya dan hasilnya tidak ditemukan juga.

Kemudian pada hari Sabtu 10 Maret 2018 sekira pukul 11.00 wib, korban ditemukan oleh masyarakat setempat Nifati Gea (46), Aldo Pratama Sarumaha(10) dan Andi Selamat Sarumaha (9) yang hendak mandi dan nyuci ke sungai. Mereka melihat sosok mayat mengambang di sungai.

Atas penemuan mayat tersebut, Nifati Gea masih ragu kalau itu mayat manusia atau yang lain sehingga memberitahu kepada masyarakat sekitar untuk memastikannya sehingga masyarakat sekitar bersama-bersama melihat ke sungai dan benar bahwa yang mengambang disungai tersebut adalah mayat manusia.

Keluarga korban menyampaikan bahwa orang tua tersebut selama ini sudah sakit-sakitan dan juga mengalami gangguan jiwa.

Kemudian, keluarga Korban menyampaikan kepada Personil Polres Nias agar tidak dilakukan otopsi dan tidak keberatan atas kematian korban dengan membuat Surat Penyataan.

Paur Subbag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo Minggu (11/3/2018) melalui pesan Whatsapp membenarkan penemuan mayat tersebut dan telah diserahterimakan kepada keluarga korban.

Disampaikan Restu Gulo, adapun barang bukti yang diamankan yakni Celana pendek berwarna merah, 1 buah mancis berwarna transparan.

Langkah- yang telah dilakukan polisi yakni telah mendatangi TKP, mencatat nama saksi-saksi dan mengambil mayat korban disungai.

Selain itu juga Polisi juga melakukan penyelidikan dan penyidikan kematian korban. Lalu, mencari keluarga korban dan menyampaikan adanya temuan mayat tersebut, serta membawa mayat korban ke RS Gunungsitoli. (Marinus Lase)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait