loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Doa Orang Tua Hantarkan Ralin Sinulingga Menjadi Anggota Dewan

Tim Redaksi: Senin, 29 Januari 2018 | 17:20 WIB


Restu, dukungan dan doa orang tua memang tidak bisa dipungkiri bisa mengantarkan kita menuju kesuksesan. Hal ini sempat diutarakan Ketua DPC PDI Perjuangan Langkat Ralin Sinulingga SE. 

"Ya, berkat doa dan dorongan dari kedua orang tua, saya sampai keposisi ini," ujar Ralin yang juga wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Senin (29/1/2018). 

Tidak hanya aktif dalam membela kepentingan rakyat di DPRD Langkat, pria berusia 46 tahun ini juga aktif dibidang sosial dengan membentuk komunitas PKM (Peduli Kesehatan Masyarakat). 

"Selain dukungan dan doa orang tua, dukungan masyarakat juga sangat berpengaruh. Makanya saya juga membentuk PKM, guna membantu masyarakat, karena saya besar juga berkat dukungan masyarakat," terang pria yang memiliki 3 orang anak ini.

Suami dari Sukarsih ini memaparkan, awalnya bisa menjadi Angota Dewan pada tahun 2009 lalu. Hal ini bermula saat dirinya dipercaya menjadi Wakil Sekretaris PAC PDI Perjuangan Sei Bingai. Kepercayaan yang diemban, akhirnya mengantarkannya menjadi Sekretaris PAC. Dan disaat itulah, dirinya mencoba ikut caleg dengan nomor urut 11. 

"Alhamdulillah, doa orang tua dan berkat dukungan masyarakat saya terpilih dengan suara terbanyak didapil IV ketika itu," tuturnya.

Pada periode 2009-2014, lanjutnya, dia langsung ditunjuk partai sebagai ketua Fraksi dan diperiode 2014-2019 sekarang diperintah partainya menjadi wakil ketua DPRD.

Diakui Ralin Sinulingga yang merupakan anak dari almarhum Jenda Malem Sinuligga, ini sejak tahun 1987 sudah aktif di PDI ketika itu. Dan ikutnya dia ke PDI berkat dorongan ayahnya.

"Saya ikut caleg waktu itu nggak punya modal bang. Namun keluarga dan sanak saudara bergotong-royong mensosialisasikan saya," ujarnya. 

Diakuinya, sebelum menjadi anggota Dewan, Ralin hanya seorang pedagang kedai sampah selama 10 tahun. Sejak terpilih, kedainya tidak dibuka lagi dan kini lebih aktif dibidang sosial.

"Kalau cerita suka duka pasti ada bang, pastinya banyak pengalaman duka yang saya alami sebelum duduk sampai saat ini," tuturnya ketika ditanya suka duka menjadi anggota Dewan.

"Sukanya menjadi anggota Dewan, kita bisa memiliki wawasan dan pengetahuan kita bertambah dan juga dapat berperan dalam menyahuti aspirasi masyarakat lebih mudah," timpalnya, sembari mengatakan kita harus berdiri ditengah-tengah masyarakat untuk membela kepentingan mereka. (lkt-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html