Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

2 Tahun Lumpuh, Boru Siahaan Ini Akhirnya Bisa Menari

Tim Redaksi: Selasa, 05 Desember 2017 | 23:42 WIB






Di tangan Kiki Hendrawan (42), orang-orang yang lumpuh dalam sekejab bisa menari-nari. Tak heran jika oleh media, dia dijuluki 'si tangan ajaib'.

Bahkan, dia berani mengklaim mampu menyembuhkan orang terkena penyakit syaraf kejepit, stroke, vertigo dan migrain hanya dalam lima menit.

Klaimnya itu ternyata bukan bualan. Seorang pemulung bernama Nursaidah Boru Siahaan (48), yang sudah dua tahun lumpuh, kini sembuh hanya dalam satu menit ditangani Kiki.

Nursaidah merupakan seorang ibu bagi delapan anak. Mereka yang tinggal di sebuah gubuk di gudang botot di Jalan Sunggal No. 325 Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Selama dua tahun ini, Nursaidah hanya bisa terbaring di ranjangnya. Suaminyalah menjadi tulang punggung satu-satunya.

Ketiadaan biayalah yang membuat perempuan ini tidak berobat ke rumah sakit. Selama ini dia hanya mampu berobat ke klinik. Dia terpaksa menahan-nahan rasa sakit di punggung dan pinggang. Walau dia tahu, penyakit ini tak boleh dibiarkan tanpa penanganan.

"Hari ini saya senang sekali. Saya sudah sembuh. Sekarang saya sudah bisa berdiri, berjalan dan bergerak bebas. Terima kasih Pak Kiki, sudah mengobati saya. Semoga Allah membalas kebaikan Pak Kiki," sujud syukur Nursaidah lalu menari-nari kegirangan di pintu rumahnya, Selasa (5/12/2017).

Nursaidah senang apalagi membayangkan sebentar lagi dia akan terjun kembali bekerja. Dia akan bergerilya memulung membantu suaminya mencari uang demi membiaya sekolah anak-anaknya.

"Selama ini, hanya suami saya yang bekerja. Seminggu pendapatannya cuma Rp400 ribu. Kami belajar mencukupkan diri. Tapi sekarang sudah sehat. Saya akan kerja lagi," jelasnya.

Melihat kegirangan Nursaidah, Kiki Hendrawan turut bahagia. Dia mengaku, melihat orang-orang kembali memiliki pengharapan hidup adalah salah satu impiannya.

"Itulah yang selama ini saya cari. Saya ingin melihat orang kembali punya pengharapan. Nah, tadi lihat kan, Ibu itu sekarang berpengharapan," ungkapnya.

Kiki datang jauh-jauh dari Bekasi ke Medan khusus untuk mengobati Nursaidah. Informasi tentang kesehatan Nursaidah diperolehnya dari media surat kabar. Kiki pun segera mengatur jadwal dan rela menyambangi perempuan lumpuh ini di kediamannya yang berada di dalam sebuah gudang botot.

"Saya tak pandang bulu. Tujuan saya ingin menolong orang banyak. Itu (cita-cita) saya dari awal, sebelum saya (belajar) ke China. Saya ingin bermanfaat buat banyak orang, buat siapapun," timpalnya.

Kiki hanya membutuhkan waktu semenit untuk memulihkan kesehatan Nursaidah. Padahal, dari segi kedokteran, bedah syaraf paling cepat memakan waktu enam jam.

"Bedanya tekniknya. Teknik saya ini, belum ada yang menguasainya di Indonesia. Baru saya. Orang yang syaraf kejepit, yang saya tangani, atas restu Allah, bisa sembuh cepat," katanya.

Sementara, Aktivis Pemulung Uba Pasaribu memuji kedermawanan Kiki Hendrawan dan tim. Tak hanya karena memberi pengobatan gratis bagi orang miskin yang menderita lumpuh. Kiki Hendrawan juga rela datang dari Bekasi dan menyambangi gubuk pemulung di pelosok Sunggal.

"Pak Kiki bukan cuma menyembuhkan raga Bu Nursaidah dari kelumpuhan. Tetapi juga telah memulihkan semangat hidup dan pengharapan ibu ini. Kami dari komunitas pemulung berterima kasih kepada Pak Kiki Hendrawan," puji Pasaribu.

Selain Nursaidah, sederet nama yang pernah diobati Kiki antara lain musisi Oddie Agam, musisi Andre Hehanusa, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, Komisi 5 DPR RI Nasir Jamil, musisi Doddy Katamsi, mantan Vokalis Boomerang Roy Jeconiah dan beberapa nama beken lainnya. (sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait