Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pelatihan Penulisan Dan Pengelolaan Website Oleh Diskominfo Paluta Dinilai Salah Sasaran

Tim Redaksi: Jumat, 03 November 2017 | 16:42 WIB

Dinas Kominfo Paluta menggelar pelatihan penulisan dan pengelolaan website di aula serbaguna kantor Bupati Paluta, Senin (31/10) lalu.




Sejumlah pemerhati perkembangan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mempertanyakan guna dan tujuan dari kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Paluta yakni Pelatihan Penulisan Dan Pengelolaan website yang dilaksanakan selama 2 hari, Senin-Selasa (30-31/10) lalu di Aula kantor Bupati Paluta.

"Melihat dari peserta yang mengikutinya, saya lihat kegiatan itu hanya pemborosan anggaran dan mungkin akal-akalan saja untuk mengambil keuntungan pribadi para pelaksanan kegiatan itu," Demikian disampaikan oleh salah seorang pemerhati perkembangan Kabupaten Paluta Akhir S Rambe, Kamis (2/11).

Pasalnya, ia menilai pelaksanaan kegiatan tersebut sepertinya dipaksakan dan tidak memiliki output yang bermanfaat atau sasaran yang tepat. Sebab kegiatan yang diketahui isinya adalah bimbingan tentang tehnik penulisan berita, feature, artikel serta tehnik wawancara dan pengelolaan website tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang datang dari unsur SKPD dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Paluta.

Bahkan kegiatan tersebut dinilai merupakan pemborosan anggaran dan tidak tepat sasaran serta dinilai sepertinya hanya dijadikan ajang untuk melakukan tindak pidana korupsi.

Dirinya merasa heran melihat kegiatan yang pesertanya berasal dari unsur SKPD dan OPD Kabupaten Paluta yang seharusnya lebih memikirkan tentang tata cara pelayanan masyarakat dan peningkatan kinerja dalam hal pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Paluta malah diberikan bimbingan tata cara penulisan berita dan pengelolaan website serta ilmu jurnalistik lainnya.

"Kegiatannya bagus, tapi pesertanya itu yang saya anggap salah. Masak unsur SKPD diberi pelatihan menulis berita dan ilmu jurnalistik? Output dan sasaran yang bermanfaat dari kegiatan itu apa? Mereka seharusnya diberi pelatihan peningkatan kinerja terkait pelayanan masyarakat dan pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Paluta. Bukan malah dikasih pelajaran buat berita, ada-ada saja itu, sekalian saja mereka dijadikan jurnalis," tukasnya.

Atas dasar hal tersebut ia menilai jika kegiatan yang dilaksanakan tersebut hanya menghamburkan anggaran tanpa adanya sasaran yang bermanfaat bagi penunjang kinerja peserta maupun peningkatan pembangunan di daerah Kabupaten Paluta.

Senada dikatakan oleh wakil ketua Aliansi Penyelamat Indonesia (API) kabupaten Paluta Ginda Nugraha Parlaungan Harahap menilai bahwa pelatihan tersebut tidak pada tempatnya melihat peserta yang mengikutinya tidak tepat sasaran.

Katanya, seharusnya peserta pelatihan tersebut harus disesuaikan dengan manfaat dan tujuan kegiatan  saat melakukan perencanaan serta pengusulan kegiatan tersebut.
"Di perencanaan dan pengusulan kegiatan itu seharusnya dibahas dan di telaah dengan baik. Sesuai atau tidak dan apa manfaat kegiatan itu terutama bagi pesertanya. Atau ada kongkalikong didalamnya," katanya.

Karena itu, ia menganggap kegiatan pelatihan penulisan dan pengelolaan website tersebut hanyalah pemborosan anggaran serta ada dugaan kongkalikong karena tidak sesuai tujuan dan manfaat bagi perkembangan dan kemajuan daerah kabupaten Paluta.

Sebelumnya, seperti dilansir dari berita salah satu media online, Dinas Kominfo Paluta menggelar pelatihan penulisan dan pengelolaan website yang diikuti oleh unsur SKPD dan OPD Kabupaten Paluta di Aula Serbaguna kantor Bupati Paluta, Senin (31/10) lalu.

Kepala Dinas Kominfo Paluta Anwar Sadat Siregar,SE,MSi saat ditemui di ruangannya Selasa (1/11/2017) menyampaikan Pelatihan yang di selenggarakan tersebut berlangsung selama dua hari dengan tujuan Peserta bisa memahami dan mengetahui tehnik Penulisan Berita dan Feature dengan harapan dapat menerapkannya di instusi atau bidangnya masing masing.

"Peserta bisa dengan segala kreatifitasnya menggunakan kata kata dan kalimat efektif dalam penulisan di media online dan membuat rancangan artikel dan feature,mencari data dan sumber tulisan menggunakan tekhnik wawancara dan broswing," jelasnya.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan dengan adanya pelatihan tersebut perserta di harapkan mampu menuliskan gagasan masing masing dalam media blog atau website terpadu.
Kabid Layanan E-Govermen dan LPSE Ali Muda Siregar,SH Pada dinas Kominfo Paluta yang juga berperan sebagai Panitia kegiatan mengatakan pelatihan tersebut  mengundang  NGO ,yayasan Kolektif medan dan Staf pengajar Fakultas Dakwah dan komunikasi pada UIN Sumut Rholand Muary,S.Sos.M,Si dan Tim sebagai Nara sumber dan pemateri dalam pelatihan.

"Materi Pelatihan antara lain  pengenalan Jurnalistik,Jenis jenis tulisan pada berita Feature opini dan artikel,Strata dan Alur jurnalis serta latihan mebuat contoh-contoh berita sesuai perumusan pembuatan berita sesuai yang di paparkan oleh para nara sumber," ungkapnya.(GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait