Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Parkir Kendaraan Dinilai Tak Berkeadilan, Pengguna Jasa Minta GM PT APS Dievaluasi

Tim Redaksi: Kamis, 23 November 2017 | 14:09 WIB




Deliserdang - PT Angkasa Pura Solusi (APS) sebagai pengelola parkir di Bandara Kualanamu, dinilai tak berkeadilan menerapkan kebijakan tempat parkir khusunya bagi kenderaan roda dua (sepeda motor).

Pasalnya kendaraan roda dua  tak dibolehkan parkir diarea A Bandara Kualanamu dengan alasan parkir  kenderaan roda empat  jadi sempit. Kebijakan ini pun  sangat disayangkan sejumlah pengguna jasa Bandara Kualanamu. Bahkan para pengguna jasa  meminta  agar General Manager (GM) PT APS Firdaus dievaluasi dan bila perlu dicopot dari kedudukanya oleh pimpinan yang berkompeten karena dinilai telah meresahkan pengguna jasa Bandara Kualanamu.

Informasi diperoleh pada Kamis (23/11), kebjikan anak perusahaan PT  AP II  berlangsung sejak tanggal 14 November 2017 lalu. Seluruh kenderaan roda dua  tidak diperkenankan  parkir di area A dan wajib dipindahkan ke area parkir  B yang kondisinya sangat jauh  berjalan  ke area terminal Bandara Kualanamu.

"Copot sajalah GM PT APS yang  membuat kebijakan yang tidak populis, bahkan tidak berkeadilan bagi pemilik kenderaan roda dua,” ujar salah seorang pengguna jasa Bandara Kualanamu yang enggan disebut jati dirinya.

Lanjutnya, kalau  kenderaan roda empat bisa bebas parkir baik area A dan B, sementara sepeda motor hanya area B, itupun sangat jauh tempatnya. Padahal di Bandara sama hak dan tujuanya dan sama-sama bayar parkir yang membuat kemasukan bagi  PT AP II Bandara Kualanamu.
         
Untuk itu dirinya  berharap kebijakan ini agar ditinjau ulang, dan diberlakukan seperti sedia kala, semua kenderaan diperbolehkan parkir baik di area A dan B sehingga sama-sama adil baik pemilik roda dua dan empat.
         
GM PT APS Firdaus kepada wartawan membenarkan pemindahan parkir roda dua terserbut dari A ke parkiran B. Alasan pemindahan menurutnya, karena parkir  kenderaan roda empat di parkiran A sudah  sangat sempit. "Kasihan kenderaan roda empat parkirnya sempit.Bahkan apa bila musim Umroh, dan akhir pekan, berserakan sampai ke pengendapan bus. Jadi untuk mengantisipasi kepadatan parkir itu, roda dua kita pindahkan ke parkiran B dan tempatnya juga sangat bagus. Kebijakan yang dibuat tersebut sudah sangat tepat demi  kepentingan bersama," tegasnya.(walsa)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait