Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kunker RI I, Jajaran Petinggi di Langkat "Panik"

Tim Redaksi: Kamis, 23 November 2017 | 14:18 WIB


Bupati dan Danrem meninjau lokasi untuk kedatangan Presiden.


LANGKAT-Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia (RI) ke Kabupaten Langkat, membuat jajaran petinggi "panik". Sebab, dalam kurun waktu satu hari segala sesuatu persiapan harus sudah matang dan selesai.


Pantauan dilapangan, terlihat mulai dari Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH dan staf Pemkab Langkat, mengadakan rapat mendadak di rumah dinas Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (22/11) mulai dari siang hingga sore hari.


Selain Bupati dan stap jajaran Pemkab Langkat. Jajaran aparat kepolisian Polres Langkat seperti Kapolres AKBP Dede Rojudin, juga hadir dalam rapat. Demikian juga dengan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai dari Komandan Resort Militer (Danrem) Kolonel Arm Khoirul Hadi Hadi Ssos dan Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Deni Eka Gustiana dan jajaran.


Usai mengadakan rapat hingga sore hari tepat pukul 16.00 WIB. Seluruh petinggi di Kabupaten Langkat dan Polri serta TNI, melakukan tinjauan ke lapangan. Kepanikan dan terdesak terlihat disini, karena tanpa ada pengawalan mobil patwal. Mobil Bupati, memimpin terdepan guna menindaklanjuti menuju ke Gedung Olah Raga (Gor) Stabat.


Disini mereka melakukan pemantauan lokasi. Dimana lokasi ini dijadwalkan Presiden RI, akan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada perwakilan masyarakat. Dalam melakukan peninjauan, terlihat beberapa tukang melakukan pengecetan baik dalam dan luar Gor.


Usai melakukan peninjauan beberapa menit, dengan sesegera mungkin seluruh jajaran pejabat ini langsung masuk ke dalam mobil. Selanjutnya, rombongan mengunjungi lapangan Alun-alun lapangan bola T Amir Hamzah. Disini mereka kembali meninjau dan dijadwalkan lapangan tersebut sebagai landasan helly.


Disini tampak terjadi perbincangan atara Bupati, Danrem dan Staf Presiden. Dimana disangsikan helly tidak bisa mendarat. Sebab, disekitar lapangan banyak ditumbuhi pepohonan rindang. Sehingga dikhawatirkan helly superpuma tidak bisa mendarat secara sempurna.


Selaniutnya, rombongan melanuutkan perjalanan ke Asrama Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kecamatan Hinai. Karena disana, direcanakan Presiden akan melakukan pemberian Sertifikat Prona kepada perwakilan masyarakat.


Untuk diketahui, sesuai draf sementara yang dihimpun. Dijadwalkan Presiden sebelumnya akan hadir pukul 08.00 WIB, berangkat dari Lanud Suwondo ke bandara Silangit untuk peresmian bandara Silangit dengan gunakan 3 helly super puma. Setibanya pukul 08.30 WIB, melaksanakan peresmian bandara silangit.


Usai meresmikan bandara Silangit, barulah Presiden menuju ke Langkat dengan menggunakan 3 helly super puma sekitar pukul 10.30 WIB. Sekitar pukul 11.45 melaksanakan transit di rumah Dinas Bupati. Dan sekitar pukul 12.15 melaksanakan sholat Jum'at di mesjid Azizi (alternatif 1), pukul. 13.00 melaks makan siang di restoran sederhana ( alternatif 1), pukul 14.00 melaksanakan serpas ke lapangan SPN di Hinai untuk penyerahan KIP, KIS dan sertifikat dan pukul 15.00 kembali ke Langkat, hingga pukul 15.30 rombongan kembali ke suwondo dgn gunakan 3 helly. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait