Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bupati Karo Dialog Bersama Warga Terkait Pelebaran Jalan

Tim Redaksi: Kamis, 09 November 2017 | 15:08 WIB




Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Kadishub Kabupaten.Karo Gelora Fajar Purba dan kepala desa Sumber Mufakat Dinis Karo-Karo, Rabu (8/11) kemaren pukul 15.00 wib, menyambangi kedai kopi Bengkel Sinukaban yang bersebelahan dengan Kantor Satlantas Polres Kabanjahe, selaku pemilik lahan yang terkena pelebaran jalan Nasional, jurusan Kabanjahe-Berastagi.

Pemilik tanah Bahagia Sinukaban melalui Bengkel Sinukaban, menuding Pemda Karo, belum memberikan kompensasi pembebasan tanah miliknya diperkirakan seluas ± 100 meter sebagai ganti rugi.

Menurutnya dia memiliki surat sertivikat yang sah atas kepemilikan tanahnya akibat terkena pelebaran, dijelaskannya saat Bupati Karo Terkelin Brahmana, datang menyambangi kedai kopinya, dia menuturkan, sampai saat ini belum ada orang datang baik dari rekanan yang mengerjakan jalan Nasional tersebut, maupun pihak pemkab Karo sendiri, untuk membicarakan secara musyawarah terkait tanahnya terkena akibat pelebaran jalan sepanjang 2,1 km, yang ang­garannya dari APBN 2017 sebesar Rp32 miliar.

"Wajar tanah saya belum saya berikan disentuh pihak rekanan, sehingga terkendala pelebaran di ladang milik saya, kenapa? Apa salahnya dialog dengan saya, ditanya keluhan saya, seperti sekarang ini, bukannya diam selama ini, munculnya pak Bupati Karo dan wakil Bupati Karo tiba-tiba ke tempat, membuat hatiku tersentuh, dan saya sangat simpatik sosok pemimpin seperti ini," ujarnya.

Disampaikannya lagi rasa terimakasih atas kesediaan Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta ibu Cory Seriwaty br Sebayang telah datang ke kedai kopinya dan sudah dialog dengan musyawarah (Runggu-red) walaupun sebentar. “Dari pertemuan yang singkat ini ada harapan bagi saya selaku masyarakat silaturahmi  membawa solusi tepat sasaran," Imbuh Bengkel Sinukaban.

Bupati Terkelin Brahmana sengaja datang menyambangi kedai milik Bengkel Sinukaban, ingin berinteraksi dan mendengar secara langsung, terkait pelebaran jalan terhenti di ladang miliknya.

Dalam dialog singkat tersebut, Terkelin Brahmana menyambut positif semua keluhan yang diutarakan Bengkel Sinukaban, terkait sarannya, tentang adanya ganti rugi, menurut Bengkel Sinukaban harus ada.

"Kalau ada keluhan yang kurang mengena di hati, nanti utarakan saat ada pertemuan selanjutnya dengan Kadis PUPR Kab.Karo dan Gelora Fajar Purba mantan camat Kabanjahe, disaksikan nanti kades Sumber Mufakat ini,” sebut Terkelin Brahmana.

 Ditambahkannya lagi, semasa adanya rencana pelebaran jalan ini bergulir, sudah pernah disosialisakan kepada masyrakat, mungkin kurang komunikasi dan silaturahmi sesuai kearifan lokal kita, lima merga, rakut sitelu, tutur siwaluh, perkaden kaden sepuluh dua tambah sada." Sangat disayangkan, jika pembangunan jalan jurusan Kabanjahe-Berastagi terkendala, tapi saya optimis, dengan adanya dialog ini, mudah-mudahan ada jalan keluar secepatnya," harap Bupati. (Marko Sembiring)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait