Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Masih Bau Kencur Sudah Jadi Perampok

Tim Redaksi: Kamis, 12 Oktober 2017 | 13:41 WIB



Kelakuan M (17), yang masih berstatus pelajar, warga Komplek ASEAN, Desa Paloh Lada, Aceh Utara, tidak bisa dimaafkan. Pasalnya, remaja ini dengan berani merampas Handpone dan uang orang lain dengan cara kekerasan.

Parahnya lagi, modus yang dilakukan meminta tolong kepada korban untuk diantar ke lokasi yang ditunjuk dengan alasan motor miliknya kehabisan minyak. Pelajar ini melakukan aksinya berdua dengan kawannya berinisial Aan (19), warga Bhatupat, Kota Lhokseumawe. 

“ Tersangka M ini sendiri diserahkan masyarakat ke Mapolsek Muara Satu. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Muara Satu AKP Ahmad Yani, kepada wartawan kemarin.

Kejadian ini ujar Kapolsek berawal pada Senin sore (09/10) sekira pukul 17.30 Wib, Pelaku M (17) warga Muara Satu dan A (19) warga Dewantara meminta tolong kepada korban MK (13) dan FM (16) untuk mengantar temannya yang berinisial “A” ke Pintu 2 Arun Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu, Pemko Lhokseumawe.

“Pelaku saat itu menyalip dan memberhentikan korban dengan alasan kalau motor yang digunakannya kehabisan Minyak,” ujar Kapolsek, Kamis (12/10).

Mendengar permintaan tolong tersebut, korban membonceng temannya dan pelaku dengan Tartik (tarek tiga-red) namun M mengikuti dari belakang, sampai di pintu 2 Desa Blang Pulo.

Lanjutnya, A kawan si pelaku M mengatakan kepada korban untuk masuk ke arah jalan Simpang Len Desa Padang Sakti dan terus diarahkan ke arah goa jepang Desa Blang Panyang. Sampai di depan pintu goa jepang namun di arahkan ke kanan, Tempat semak semak dan tidak beberapa lama pelaku M tiba di lokasi, dan meminta kunci kontak motor korban, Namun tidak diberikan.

Lalu pelaku meminta uang kepada korban namun korban mengatakan tidak ada, kemudian pelaku membuka bagasi motor korban dan mengambil dompet kakak korban dengan uang sebanyak Rp.50.000, sandal serta mengambil HP oppo dan Advan milim korban.

“Usai melakukan aksinya, pelaku M melempar kunci kontak ke tanah dan mengancam agar jangan melapor ke siapapun, setelah itu korban pulang,” terang Kapolsek.

Tidak terima terhadap kelakuan pelaku jelas AKP Ahmad Yani, Selasa (10/10) sekira pukul 16.30 Wib, kedua korban berangkat ke dalam komplek Asean didampingi keluarga korban dan tidak beberapa lama mereka bertemu dengan pelaku M dan langsung ditangkap serta diserahkan ke Mapolsek Muara Satu.(Adi)



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait