Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ups...! Perampokan Maut Setahun Lalu Terungkap Gara-gara Polisi Salah Target

Tim Redaksi: Selasa, 26 September 2017 | 19:55 WIB

Umur Baru 29, Tapi Sudah Dua Kali Kawin dan Punya 6 Anak

Perampok yang salah ditarget



Nasib sial dialami Arifin Siregar alias Dudi alias Dodi (29) warga Dusun Sri Mulia B, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pagar Merbau. Ayah enam anak yang sudah dua kali menikah itu diamankan Sat Narkoba Polres Deliserdang pada Sabtu (23/8) sekira pukul 13.00 Wib lalu.

Namun setelah digeledah tidak ada barang bukti narkoba padanya. Hanya saja, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata mantan narapidana (napi) kasus penganiayaan yang menjalani hukuman selama setahun dan bebas pada November 2016 itu ada terlibat perampokan korban Nuriah (41) warga Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam di Jalinsum Dusun Titi Kuning, Desa Sukamandi, Kecamatan Pagar Merbau.

Informasi dihimpun, terungkapnya kasus perampokan korban yang akhirnya meninggal dunia setelah tiga hari tidak sadarkan diri itu berawal saat personil Sat Narkoba Polres Deliserdang pada Sabtu (23/9) sekira  pukul 10.00 Wib mendapat informasi  jika Arifin Siregar yang sudah tiga tahun sopir angkot KPUM A 97 itu dicurigai sebagai pengedar narkoba.

Sejumlah personil Sat Narkoba Polres Deliserdang dibantu personil Polsek Pagar Merbau melakukan penyelidikan dengan mengendap .............................................

[cut]


Sejumlah personil Sat Narkoba Polres Deliserdang dibantu personil Polsek Pagar Merbau melakukan penyelidikan dengan mengendap di Jalinsum Simpang  Warung Seri-Sukamandi, Kecamatan Pagar Merbau. Tak lama, Arifin Siregar yang dibonceng temannya mengendarai sepeda motor Honda Revo melintas dari lokasi.

Melihat ciri-ciri dan dan sepedamotor yang digunakan sesuai dengan informasi, sejumlah personil langsung menyetopnya. Sadar jika yang menyetopnya adalah anggota polisi, Arifin Siregar langsung kabur ke arah irigasi. Tak mau buruannya lepas, polisi melakukan tembakan peringatan.

Suara letusan senjata api itupun mengundang perhatian warga sekitar dan langsung berkerumun disekitar lokasi. Meski polisi sudah mengeluarkan suara tembakan, Arifin Siregar tetap kabur dan memilih menceburkan diri ke dalam air. Sedangkan temannya berhasil kabur.

Satu menit kemudian, Arifin Siregar nongol ke permukaan air dan menyerahkan diri. Arifin Siregar pun diamankan. Di saat itulah, warga mengenali Arifin Siregar salah seorang yang merampok tas korban.  Untuk penyelidikan, Arifin Siregar diamankan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang.

Namun  saat digeledah, barang bukti narkoba tidak ditemukan dan personil Polsek Pagar Merbau datang ke Sat Narkoba untuk menjemput Arifin Siregar karena terlibat perampokan tas korban. Selanjutnya Arifin Siregar diamankan ke Polsek Pagar Merbau.

Kepada  wartawan di Polsek Pagar Merbau pada Selasa (26/9) Arifin Siregar mengaku merampok tas milik korban. Ketika itu, lanjut pria bertubuh kurus ini, dirinya bersama seorang temannya yang masih buron mau belanja ke Perbaungan, Sergai.

Arifin meminjam sepeda motor Yamaha RX King les merah milik Mamek dengan alasan mau belanja ke Perbaungan. Mamek pun memberikan sepeda motornya dan Arifin dibonceng temannya ke arah Perbuangan.

Saat berada di Jalinsum Dusun Titi Kuning, Arifin disuruh temannya untuk merampas tas korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam BK 2072 MAY. Arifin langsung menarik tas korban tapi korban melakukan perlawanan.

Karena jaket teman Arifin nyangkut di stang sepedamotor korban, maka korban terjatuh bersama-sama dengan Arifin dan temannya. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban membantu korban. Melihat warga berdatangan, Arifin dan temannya kabur kearah Lubuk Pakam. “Sepeda motor itu kami kembalikan ke Mamek di depan Iga-Iga Lubuk Pakam. Aku baru sekali merampok. Setelah perampokan itu, aku tetap menyupir angkot KPUM A 97,” ujar Arifin Siregar.


Kapolsek Pagar Merbau AKP Syafrial Koto didampingi Kanit Reskrim Ipda G Sitompul ketika dikonfirmasi membenarkan Arifin Siregar diamankan. “Arifin Siregar dijerat pasal 365 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman 15 tahun penjara. Teman Arifin Siregar masih kita buru,” pungkasnya.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait