Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tiga Remaja Pencuri Pisang Dimassa di Tanjung Morawa, Satu Kritis

Tim Redaksi: Rabu, 06 September 2017 | 15:22 WIB


pelaku yang mengalami kritis

Nekat curi pisang, tiga warga Tanjung Morawa dimassa warga di Jalan Bandar Labuhan, Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa. Akibatnya, seorang di antaranya kritis akibat parahnya luka yang diderita.

Ketiganya, masing-masing Johannes Sitompul (19) mocok-mocok warga Dusun II, Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Fernando Sitorus (17) pelajar warga Jalan Ujung Serdang, Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa dan Adi Candra Sitorus (17) pelajar warga Gang Benteng, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa.

Informasi diperoleh pada Rabu (6/9) sebelumnya Johannes Sitompul, Fernando Sitorus dan Adi Candra Sitorus dipergoki warga mencuri 3 tandan pisang diladang milik Rais (49). Warga yang kesal dengan aksi para pelaku pun langsung menghakimi ketiganya. Selang tak berapa lama Rais yang dihubungi Rivai (55) salah seorang warga pun tiba dilokasi. Saat tiba dilokasi Rais melihat diladang miliknya warga telah ramai dan para pelaku sudah diamankan warga.

Melihat Johannes Sitompul salah seorang pelaku mengalami luka memar pada bagian kepala dan wajah diduga akibat benda tumpul dan tidak sadarkan diri (kritis), Rais pun menghubungi Polsek Tanjung Morawa. Selang tak berapa lama, personil Polsek Tanjung Morawa pun tiba dilokasi. Selanjutnya petugas pun membawa Johannes Sitompul ke Klinim Ella di Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa sementara Fernando Sitorus dan Adi Candra Sitorus langsung diamankan ke Mapolsek Tanjung Morawa.

Karena kondisi Johannes Sitompul kritis selanjutnya dirujuk ke RSU PTPN II GL.Tobing Tanjung Morawa. Dari RSU PTPN II GL.Tobing Tanjung Morawa, Johannes Sitompul dirujuk ke RSU Grand Medistra Lubuk Pakam. Disebabkan kondisinya makin parah, Johannes Sitompul pun dirujuk ke RSU Adam Malik, Medan.Selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti 3 buah tandan pisang dan becak motor (betor) tanpa plat.


Kapolsek Tanjung Morawa AKP Fredly Parlindungan SH melalui Kanit Reskrim Iptu Roberto Sianturi menerangkan jika Johannes Sitompul masih dirawat di RSU Adam Malik Medan. “Dua pelaku lainnya masih diperiksa intensif," tegasnya.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait