Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Rumah Beru Surbakti Ini Diduga Dibakar

Tim Redaksi: Selasa, 12 September 2017 | 16:00 WIB

Warga saat berusaha memadamkan kobaran api



Warga Desa Sembahe Baru, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang mendadak geger. Pasalnya, Senin (11/9) Jam 21.00 Wib, rumah Ema Br Surbakti (40) yang berada di Dusun I, Desa tersebut terbakar. Asal api belum diketahui secara pasti, namun disebut-sebut sengaja dibakar oleh suami korban sendiri. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui Dahlan Purba (50) yang rumahnya bersebelahan dinding dengan rumah korban. Sekira Jam 21.00 Wib, selagi berdiri di teras rumahnya, saksi terkejut karena melihat ada kepulan asap disertai kobaran api dari dalam rumah korban.

Memang terangnya, saat kejadian itu, Ema Beru Surbakti bersama dua anaknya sedang berada di Sibolga untuk sesuatu keperluan. Sedangkan suami korban sejak setahun lalu pisah ranjang dengan korban.

"Ema pergi dari rumahnya pada Senin sore Jam 16.00 Wib, menuju ke Sibolga. Sedangkan suaminya bernama  Pulung Sembiring (45) sudah sekitar setahun lalu pisah ranjang dengan korban. Jadi rumah ditinggal dalam keadaan kosong," ujar Dahlan.

Saksi juga mengaku, sebelum kejadian, suami korban sempat datang ke rumah mereka sekira Jam 20.00 Wib. "Dia (Pulung Sembiring) sempat datang ke rumah mereka, lalu karena tak berhasil ketemu dengan anak mereka, Pulung pun langsung pergi lagi, dan tak lama kemudian, tiba-tiba saja rumah mereka sudah terbakar," katanya.

Atas dasar itu pula, saksi dan warga sekitar pun menduga kalau rumah Ema Beru Surbakti bukan terbakar, tapi dibakar. Pelakunya diduga tak lain adalah suami korban sendiri.

"Kami menduga kalau rumah tersebut dibakar oleh suami Ema Beru Surbakti. Sebab, sejak pisah ranjang dengan sang istri, Pulung Sembiring berulang kali ingin mengajak anak mereka untuk tinggal bersama dirinya, tapi isterinya selalu menolak. Jadi kemungkinan, pada hari kejadian itu, Pulung merasa jengkel karena tak bertemu dengan kedua buah hatinya, hingga nekat membakar rumah mereka," katanya.

Pantauan dilapangan, begitu kejadian warga sekitar langsung berkumpul berusaha untuk memadamkan kobaran api, sekaligus melaporkannya kepada pihak Polsek Pancurbatu.

Dengan menggunakan alat seadanya, warga pun sukarela menjinakkan kobaran api, dan untuk mengantisipasi terjadinya korsleting listrik, petugas PLN langsung memutuskan aliran listrik di sekitar lokasi.


Tak lama kemudian, petugas Polsek Pancurbatu turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan dan olah TKP. Pihak pemadam kebakaran dari PT Galatta Lestarindo sempat kewalahan memadamkan api, mengingat lokasi kejadian tak bisa dilintasi mobil damkar, dan hanya bisa bertahan di jalan besar saja.

Namun, akhirnya dengan menggunakan selang yang panjang, petugas damkar pun berhasil masuk hingga ke TKP.


Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Milala, Sik,SH saat dikonfirmasi mengatakan, penyebab kebakaran itu masih lidik,"tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kerugian materi diduga puluhan juta rupiah. Untuk memudahkan penyidikan, kita memasang garis polisi (line police) di sekeliling rumah korban," ujar Choky.(rg)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait