Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pesta Pora Ratusan Remaja di Belawan Dibubarkan Paksa Warga

Tim Redaksi: Minggu, 10 September 2017 | 13:04 WIB




Ratusan remaja merayakan pesta ulang tahun dengan diiringi party musik bebas meresahkan warga dibubarkan secara paksa oleh petugas Polsek Belawan, Sabtu (10/9) malam.

Pembubaran pesta musik yang diduga ‎adanya minuman keras terjadi di salah satu Gudang Belawan Indah Sicanang, Kec. Medan Belawan.

Kedatangan ratusan para remaja dan pemuda yang hadir di lokasi gudang penimbunan kontainer ‎untuk merayakan salah satu rekan mereka, dengan iringan musik menggunakan laptop dan loadspeaker.

Suara musik bebas membuat para pemuda dan remaja baik pria dan wanita saling berjoget. Suara musik dan goyangan para remaja yang diduga mengkonsumsi minuman keras meresahkan warga sekitar.

Warga mencoba melarang pesta musik ilegal tersebut, namun, mereka tidak menghiraukan. Lantas, warga melaporkan kepada pihak kepolisian. Malam itu juga, petugas Polsek Belawan datang ke lokasi.

"Kami warga sini sudah mencoba menegur, tapi mereka tidak mau menerima. Kami takut mereka menggunakan narkoba, miras dan melakukan seks bebas, makanya kami laporkan ke polisia," kata warga sekitar.

Polisi yang datang langsung membubarkan ratusan pemuda dan remaja yang ada di dalam gudang tersebut. Pemain musik, Rapit Koto (19) dan ‎penjaga gudang, Khairul (38) beserta alat musik diboyong ke Mapolsek Belawan.

Kapolsek Belawan, Kompol Eddy Supryanto mengatakan, pihaknya membubarkan pesat ilegal itu dari informasi masyarakat, pesta ulang tahun dengan menggunakan musik bebas tidak ada pemberitahuan atau izin kepada mereka.

"Saat ini, pemain musik dan penjaga gudang masih kita periksa. Acara pesat musik itu sangat meresahkan warga, dari hasil pemeriksaan sementara tidak ada kita temukan narkoba atau miras," kata Eddy.

Dijelaskan Eddy, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada pihak yang diamankan, agar tidak terulang lagi untuk menciptakan kamtibmas di Belawan. "Kita juga tadi mengecek kembali ke gudang, untuk memeriksa apakah ada miras atau narkoba, hasilnya tidak ada," jelas Eddy. (mu-1)



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait