Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Dua Porter Lion Air Pencri Hp Penumpang Akhirnya Dipecat

Tim Redaksi: Jumat, 15 September 2017 | 13:11 WIB





 Dua porter Lion Air di Bandara Kualanamu masing - masing M Isnan Syamin (23) warga Jalan Danau Malana KM 19 Binjai Timur dan Irwan Robbi (25) warga Huta Dua Purwosari Bawah Desa Padang Mainu Kecamatan Dolok Batu Naggar Kabupaten Simalungun yang diamankan personil Polsek Beringin dari Bandara Kualanamu pada pada Rabu (13/9) sekira pukul 19.00 Wib karena mencuri hp milik Stella Maria Anthoni SE (26) warga Jalan Bajak V Komplek Kehutanan Blok K Nomor 2 Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, Medan  terancam dipecat.

Hal ini ditegaskan Station Manajer Lion Air di Bandara Kualanamu Novi Manalu pada Jumat (15/9) saat ditemui di Mapolsek Beringin. "Mereka berdua (Isnan dan Robbi) akan dipecat karena sudah melanggar hukum dan membuat malu perusahaan (Lion Air ). Tidak ada bantuan hukum dari Lion Air ," tegas Novi Manalu.

Dirinya berharap hal ini dapat dijadikan pembelajaran bagi porter Lion Air lainnya di Bandara Kualanamu. "Semoga hal ini dapat dijadikan pembelajaran bagi porter lainnya," harapnya.

Dirinya pun menjelaskan setiap porter yang akan bekerja dilakukan pemeriksaan. Begitu juga saat pulang kerja, porter juga diperiksa.Lanjut Novi Manalu, pihaknya akan mengajukan kepada PT AP II sebagai pengelola Bandara Kualanamu agar menyediakan jalur khusus keluar masuk karyawan Lion Air. "Kami akan mengajukan ke pihak pengelola Bandara Kualanamu," jelasnya.

Pencurian barang milik korban Stella Maria Anthoni SE  terungkap saat hp Iphone milik korban dibawa pembeli yang mengaku beromisili di daerah Banyumas Kabupaten Langkat membawa Iphone milik korban ke conter Hp yang tidak bisa dibuka karena sandinya tidak diketahui.

Meski sandi hp korban tidak diketahui namun nomor hp dan alamat pemilik terdaftar pada hp tersebut saat dicoba dibuka di conter. Lalu si pembeli hp menghubungi korban dan menyatakan jika   korban dibeli melalui akun media sosial facebook seharga Rp 350 ribu dari M Isnan Syamin yang bekerja di Bandara Kualanamu.

Mendapat informasi itu, korban memberitahukan kepada Polsek Beringin dan langsung melakukan penyelidikan. M Isnan Syamin langsung diamankan di Bandara Kualanamu dan dua jam kemudian Irwan Robbi menyusul diamankan juga dari Bandara Kualanamu. Untuk  penyelidikan dan penyidikan kedua porter Lion Air itu diamankan ke  Mapolsek Beringin.

Irwan Robbi, lajang anak kedua dari tiga bersaudara kepada wartawan di Mapolsek Beingin menyebutkan Hp milik korban dicurinya pada Jumat (8/9) sekira pukul 16.45 Wib. Ketika itu, pria yang sudah sembilan bulan bekerja porter Lion Air ini mengangkat barang korban ke gerobak saat di areal compayer. Irwan Robbi melihat hp korban dalam tas sandang yang sedikit terbuka dan langsung mencurinya. Lalu Irwan Robbi menjumpai M Isnan Syamin untuk meminjam uang.

Meski M Isnan Syamin memiliki uang tapi lajang anak kedua dari empat bersaudara itu tak mau memberikannya karena beberapa hari lagi M Isnan yang sudah sembilan bulan porter Lion Air ini akan pulang ke Aceh untuk menghadiri acara pesta. Mendengar penjelasan temannya itu, Irwan Robbi pun menggadaikan hp korban sebagai jaminan dan Irwan Robbi berjanji akan mengembalikannya dua hari kemudian. Lalu M Isnan Syamin memberikan uang Rp 250 ribu kepada Irwan Robbi dengan perjanjian jika dalam tiga hari Irwan Robbi tak mengembalian uang yang dipinjam maka hp yang dijadikan jaminan akan dijual.

Tiga hari kemudian, Irwan Robbi yang mengaku baru pertama kali mencuri barang penumpang itu belum juga mengembalikan uang yang dipinjamnya sehinnga M Isnan Syamin menawarkan penjualan hp via facebook dan dibeli seseorang yang berdomisili di Banyumas, Langkat seharga Rp 350 ribu. "Aku tidak tau jika hp itu dicuri oleh Irwan," aku M Isnan Syamin.(walsa)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait