Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ups...! Pendidikan Karo Peringkat 4 Terakhir se-Sumatera Utara

Tim Redaksi: Selasa, 22 Agustus 2017 | 19:22 WIB


“Selaku masyarakat karo yang tinggal di luar Kabupaten karo sangat menyedihkan dan sangat kecewa melihat  kemerosotan pendidikan di Kabupaten Karo. Kita sangat jauh tertinggal dari daerah lain yang ada disumatera utara,” kata DR. Edison Sembiring Colia pengamat pendidikan Nasional melalui selulernya kemaren.

Di tempat terpisah salah seorang putri karo yang berlatar belakang sebagai salah satu guru pendidik di sekolah negeri mengatakan dari data yang ia proleh dari Dinas Pendidikan Nasional  Provinsi Sumatera Utara bahwa peringkat pendidikan Tanah Karo 30 dari 33 kabupaten kota yang ada di Sumut.

 “Ini tidak terlepas dari tanggung jawab Kepala Dinas selaku pemegang kemudi arah pendidikan di Kabupaten Karo. Kurang nya fasilitas yang mendukung  dunia pendidikan ,kuarangnya pelatihan khusus terhadap guru serta materi pelajaran yang kurang up date dibanding daerah lain, pentingnya menggiring perhatian pusat melalui dana APBN  ke Kabupaten Karo,”ujarnya melalui selulernya, Selasa (22/8).

Lebih lanjut dikatakannya, agar setiap pihak di dinas pendidikan sebaiknya mengevaluasi cara kerja dan pandangannya supaya lebih mengutamakan pendidikan dan setiap generasi muda di karo dapat mengeyam pendidikan.

“Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasnya sebagaimana disebut dalam pasal 39 UU No 20/2003 yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan, melakukan pelatihan, melakukan penelitian dan melakukan pengabdian masyarakat,” kata wanita yang mengaku pernah tinggal di Berastagi itu.


Hal yang sama juga disampaikan MT. Tarigan. SH  pengamat pembangunan antar kabupaten mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo perlu melakukan penilaian secara khusus terhadap kinerja  orang-orang yang selama ini berkecimpung di dunia pendidikan karo, agar kedepannya pendidikan kita kian bersinar mengejar ketertinggalan tidak seperti yang selama ini jalan di tempat. (marko)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait