Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

DPRD Binjai Tanggapi Tindakan PLN Yang Arogan

Tim Redaksi: Jumat, 25 Agustus 2017 | 15:51 WIB

Jonita Agina Bangun.


Terkait tindakan PLN cabang Binjai, yang yang mengecek meteran listrik warga yang terkesan arogan, terus ditindaklanjuti oleh Ketua Komisi B dari DPRD Kota Binjai, Jonita Agina Bangun.

Saat dikonfirmasi, Jumat (25/8/17), Ketua Komisi B dari DPRD Kota Binjai dari fraksi Hanura, yang juga merupakan anggota DPRD Dapil Binjai Timur, sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan pihak PLN cabang Binjai.

"Pihak PLN cabang Binjai, melakukan razia dan mengecek meteran listrik warga terkesan arogan. sebagai bukti arogansi, mereka masih mencurigai meteran listrik warga yang pembayarannya murah, dan dianggap meteran tersebut bermasalah dan meyakini telah di otak atik, sehingga meteran tersebut mau dibongkar dan mau di bawa ke kantor PLN Binjai," tegasnya.

"Warga tetap protes sambil menangis bahwa meteran listrik mereka tetap tidak pernah di otak atik dan mereka jamin tidak ada masalah,sehingga mereka menolak meteran tersebut dibongkar pihak PLN Binjai," tambahnya.

Selain itu, sambung Jonita, warga yang di kunjungi pihak PLN untuk merazia meteran listrik warga sembari membawa aparat TNI, membuat warga tidak simpati dan terkesan menakuti.

Jonita Agina Bangun langsung turun ke rumah warga, guna mendinginkan situasi. Dirinya sangat menyesalkan kejadian tersebut.

"Apalagi surat tugas pihak PLN Binjai belum di tanda tangani atasannya. Kami minta kepada maneger PLN Cabang Binjai, untuk mengingatkan anggotanya agar bekerja dalam pengecekan meteran listrik warga, sesuai prosedur dan profesional serta dapat melibatkan kepala lingkungan setempat untuk menjaga kenyamanan bagi warga," tegasnya.

"Boleh boleh saja pihak PLN membawa aparat penegak hukum, tetapi sesuaikan dengan situasi dan kondisi tempat. Sekali lagi Jonita mengingatka kepada Manager PLN Binjai, saat mendatangi rumah warga agar melibatkan kepling setempat," tegas Jonita dengan penuh emosi.

Karena seringnya mati lampu tanpa pemberitahuan, sambung Jonita, hal itu membuat warga sangat sensitif.

"Saya minta kepada Manager PLN cabang Binjai, agar melakukan razia atau mencek meteran listrik secara transparan kepada pabrik pabrik, perusahaan, ternak babi, ternak ayam yang ada di kota Binjai, dengan melibatkan pihak dari DPRD kota Binjai, agar juga diketahui sampai dimana kerja pihak PLN Binjai menyikapi hal itu," paparnya.(hendra)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait