Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Masyarakat Sicanang Dapat Pengetahuan Baru Soal Pertanian Organik

Tim Redaksi: Kamis, 13 Juli 2017 | 01:21 WIB


TMMD ke-99 Kodim 0201/BS


Penyuluhan pertanian dan perikanan

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 TA 2017 tidak hanya melakukan kegiatan pembangunan fisik saja, tetapi juga non fisik. Seperti penyuluhan tentang pertanian dan perikanan yang dilakukan kepada masyarakat Sicanang, Belawan, Rabu (11/7/2017). Aktifitas ini pun mendapat atensi yang cukup tinggi dari warga setempat yang memang hidupnya dari nelayan dan bertani.

Koordinator TMMD ke-99 Sasaran Non Fisik, Kapten K Sidabutar kepada wartawan mengatakan, pihaknya memberikan penyuluhan tentang perikanan dan pertanian. “Kita saat ini memberikan penyuluhan terhadap masyarakat tentang pertanian organik, praktik pembuatan ramuan organik tanah, dan praktik pembuatan ramuan hama,” ujarnya.

Penyuluhan itu di antaranya tentang cara membuat ramuan organik tanah atau disingkat menjadi Rotan, ramuan organik hama (Roma), serta ramuan Organik Ternak (Roter). Jadi semua ramuan itu tidak menggunakan bahan-bahan kimia, melainkan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah tangga seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

“Kita mengajak masyarakat di sini untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di rumah tangga untuk pertanian organik sehingga tidak merepotkan dan mengeluarkan biaya banyak bagi masyarakat. Semoga penyuluhan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Sicanang,” harapnya.

Penyuluhan tersebut juga diterima postif dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Syahdan, warga kampung Sentosa Barat lingkungan 20 mengungkapkan bahwa penyuluhan dan pelajaran tentang pertanian organik baru mereka terima karena adanya TMMD ke-99. “Kita belum pernah dapat penyuluhan seperti ini, petani di sini sangat mendapat manfaatnya,” kata Syahdan.

Syahdan beserta masyarakat lainnya juga langsung melakukan praktik pertanian organik di lokasi penyuluhan. “Nantinya kita akan coba di skala rumah tangga dulu, dimana kami bisa menanam pertanian di pekarangan rumah seperti cabai dan tanaman pot lainnya. Di sini kan rawa dan tidak bisa menanam lahan banyak jadi kami akan fungsikan pekarangan rumah tangga, ” paparnya.(rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait