Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Doorr...! Mobil Pengusaha Medan Ini Ditembak OTK

Tim Redaksi: Kamis, 27 Juli 2017 | 15:56 WIB




Warga yang tinggal di Jalan Sei Batang Kuis, Lingkungan IX, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru mendadak heboh.

Pasalnya, pada Kamis (27/7/2017) pagi, warga dikejutkan dengan suara letusan senjata api yang ditembakkan oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor ke salah satu rumah kost disana.
Mobil yang ditembak

Menurut informasi di lapangan, insiden teror ini terjadi pukul 06.00 WIB pagi ketika warga tengah bersiap melakukan aktivitas.

Diduga, aksi teror ditujukan pada seorang pengusaha butik bernama Desi Rezeki (40), yang merupakan salah satu penghuni rumah kost berlantai tiga yang ada di lokasi kejadian.

Salah seorang warga, Doli Iskandar dilokasi kejadian mengaku, dirinya tidak bisa memastikan apakah teror ini ditujukan pada penghuni kos atau tidak.

"Saya tidak bisa pastikan. Tapi mobil pertama yang ditembak adalah milik seorang pengusaha butik yang tinggal di kost ini," ujarnya.

Dikatakan Doli, awalnya kedua pelaku yang mengenakan helm dan jaket ini datang dari arah persimpangan Jalan Sei Batang Kuis.

Sesampainya di depan kost, lanjutnya, pelaku menembaki mobil CRV warna silver dengan plat BK 1929 IR milik Desi yang terparkir di halaman rumah kost.

"Setelah peluru menembus pintu kanan mobil Desi, pelaku kembali meletuskan senjata api," terangnya.

Menurut pantauan, terlihat mobil Toyota Avanza plat B 1204 SOV milik Matajohan Manalu (68) yang terparkir di samping mobil Desi juga rusak akibat terkena tembakan.

Bagian kaca samping kanan hancur. Kemudian, kedua mobil itu dibawa petugas ke Polsek Medan Baru.

Setelah petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, petugas menemukan dua proyektil peluru. Namun, kami belum bisa pastikan apa jenis senjatanya.

Usai melakukan aksi teror, kedua pelaku kabur ke arah Jalan Sei Selapian. Belum diketahui pasti apa motif pelaku melakukan aksi teror ini.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendra Eko Triyulianto mengaku masih mendalami kasus ini.

"Masih kita dalami. Belum bisa memastikan apakah teror ini ditujukan pada Desi atau tidak," ujarnya.(sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait