Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Polisi Tewas Ditikam, Rumah-rumah Warga di Desa Helvetia Digeledah Petugas

Tim Redaksi: Minggu, 04 Juni 2017 | 01:45 WIB

[caption id="attachment_80361" align="aligncenter" width="1032"] Polisi yang tewas dianiaya[/caption]

Tewasnya Bripka Jakamal Tarigan, personel dari Polres Pelabuhan Belawan, Polresta Medan, Polda Sumut melakukan penyisiran ke lokasi.

Penyisiran di bawah pimpinan Kapolresta Medan, Kombes Sandi Nugroho, Kapolres Pelabuhan Belawan, ‎AKBP Yemi Mandagi, Kasat Brimbdasu, Kombes Zulkarnaen serta seluruh pejabat Polda melakukan penyisiran rumah ke rumah.

Seluruh personel polisi saling berpencar, satu persatu rumah diperiksa, laki - laku yang ada di dalam rumah diamankan dan dikumpulkan jadi satu untuk didata dan dimintai keterangan.

Beriringan proses penyisiran berlangsung, pihak kepolisian melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur ke arah kawasan ujung Jalan Serbaguna.

Penyisiran berlangsung hingga 2 jam lebih, sebanyak 64 pria suku Nias yang diamankan dinaikkan ke atas mobil patroli dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi dikonfirmasi di lokasi, pihaknya masih mencari dan menyelidiki pelaku, para warga yang diamankan dimintai keterangan ‎untuk mengungkap pelaku. "Untuk pelakunya masih kita selidiki, jadi seluruhnya kita bawa ke kantor untuk dimintai keterangan," kata Yemi.

Identitas Pelaku Diketahui

Sehari pasca penikaman dialami Bripka Jakamal Tarigan, pihak kepolisian yang telah bekerja ekstra mengungkap pelaku telah mengantongi eksekutor yang menghabisi nyawa polisi yang bertugas di Polresta Medan tersebut.

Informasi yang diperoleh di lapangan, ada 4 orang terduga pelaku yang sudah diketahui identitasnya diantaranya, Soza Nolo, Payu, Agus dan Tena Zebua.

Dari hasil 4 terduga pelaku yang sudah diketahui identitasnya, salah satunya Tena Zebua sudah diamankan di Mapolres Pelabuhan Belawan. Pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain dan masih melakukan penjagaan di areal lahan garapan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi dikonfirmasi mengaku pihaknya masih memeriksa 64 orang yang diamankan, untuk pelaku masih mereka selidiki.

Disinggung pelaku eksekusi berjumlah 4 orang dan telah diamankan 1 orang, perwira berpangkat dua bunga melati emas ini belum bisa menjawab.

"Saya belum bisa jawab, yang jelas masih kita selidiki. Untuk lebih jelas kita tunggu hasil pemeriksaan dan kalau sudah terungkap semua pasti dipaparkan," kata Yayang.(mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait