Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Centeng Kebun Ini Kritis Dibacoki

Tim Redaksi: Minggu, 18 Juni 2017 | 16:30 WIB

 

[caption id="attachment_82066" align="aligncenter" width="350"] Centeng Kebun Ini Kritis Dibacoki[/caption]

 

Hingga kini Sri Ulianto Tambun (36) masih dirawat intensif di rumah sakit Grand Medistra, Lubukpakam. Centeng kebun yang menetap di Dusun III Lau Gambir Desa Negara Beringin Kecamatan STM Hilir ini menderita luka pada punggung dan kepala belakang akibat dibacok Melno Sembiring (28) warga yang sama pada Rabu (14/6) sekira pukul 21.30 Wib lalu di Jalan Umum Desa Lau Gambir Kecamatan STM Hilir.

 

Saat disambangi wartawan di Rumah Sakit Grand Medistra pada Minggu (18/6), Ali Yunus Tambun (39) abang kandung korban menyebutkan, sebelum kejadian korban, ayah dua anak itu dibonceng Udin, temannya dengan mengendarai sepeda motor Supra X 125 berniat mau pulang ke rumahnya usai bekerja.

 

Saat melintas di simpang Sinar Desa Lau Gambir, korban diikuti oleh Melno Sembiring. Saat melewati kawasan gelap, tiba-tiba Melno Sembiring membacok punggung dan kepala bagian belakang korban. Seketika darah segar mengucur deras dan korban terjatuh dari sepeda motor.

 

Tahu korban dibacok, Udin berteriak minta tolong. Sedangkan Melno Sembiring langsung melarikan diri usai membacok korban. Tanpa buang waktu, Udin melarikan korban ke Klinik terdekat. Namun melihat kondisi korban yang menderita luka cukup parah akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Grand Medistra, Lubukpakam.

[caption id="attachment_82067" align="aligncenter" width="350"] korban berlumuran darah saat dilarikan ke rumah sakit[/caption]

Korban mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis. Punggung sebelah kiri korban mendapat 25 jahitan, punggung kanan 27 jahitan dan kepala bagian belakang mendapat 50 jahitan. “Kami tidak tahu apa masalahnya karena setahu kami, korban tidak pernah bermasalah di kampung,” sebut Ali Yunus Tarigan sembari menambahkan, peristiwa pembacokan adik kandungnya itu sudah dilaporkan ke Polsek Talun Kenas dengan nomor laporan : STPL/27/.a/VI/2017/Res DS/Sektor Talun Kenas tanggal 15 Juni 2017-06-18.

 

Kapolsek Talun Kenas AKP Simon Pasaribu kepada wartawan menegaskan, pihaknya sudah memeriksa empat saksi. “Pelaku masih kita selidiki keberadaannya karena menurut informasi yang kita terima jika pelaku sudah melarikan diri keluar kota," tegas Simon Pasaribu.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait