Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bulan Ramadhan, Omzet Pedagang Buah di Asahan Meningkat

Tim Redaksi: Kamis, 08 Juni 2017 | 06:15 WIB

[caption id="attachment_80856" align="aligncenter" width="350"] Pedagang Buah Segar[/caption]i minggu ke tiga bulan suci Ramadhan 1438 H, diakui pedagang buah di Kisaran melonjak hampir seratus persen. Ini menyusul meningkatnya permintaan buah segar dimasyarakat yang cukup drastis untuk disajikan dalam menu berbuka puasa.

Riuhnya kegitan transaksi jual beli di pasar buah jalan H Misbah Kisaran, misalnya yang mulai nampak sejak pagi hari. Sesekali, para kuli panggul yang kesehariannya bekerja di area pasar mengangkat dan menurunkan keranjang-keranjang buah dari truk, Pick Up dan sepeda motor. Banyaknya stok buah yang masuk, tiada lain sebagai persediaan para pedagang menjelang bulan Ramadhan.

“Saat Ramadhan, para pembeli buah selalu ramai membludak, penjualan juga biasanya akan naik berlipat,” ungkap Ani pedagang buah di jalan H Misbah Kisaran, Rabu (7/6).

Diakuinya, meski permintaan buah yang cukup besar dari masyarakat selama bulan Ramadhan ini, dia bersama beberapa pedagang lainnya tidak kesulitan mendapatkan stok buah yang dipasok setiap harinya dari agen penyalur di luar kota. Dalam sehari perputaran uang yang didapatnya juga lumayan.“Kalau penjualannya naik, perputaran uang pada bulan Ramadhan ini bisa mencapai Rp3-4 juta per hari. Kini, kita hanya berharap lebih dan berkah,” ujarnya.

Menurut ani, buah segar yang selalu diburu oleh para pembeli antara lain semangka, melon, jeruk, salak, apel dan nanas. Pasalnya, buah-buahan tersebut sangat cocok untuk sajian berbuka puasa. Selain itu, dia juga menambahkan buah banyak mengandung vitamin dan memiliki kadar air yang cukup banyak, sehingga mampu mengganti rasa haus seharian akibat berpuasa.“Buah yang memiliki kadar air banyak selalu menjadi buruan utama pembeli, sebagai pelepas dahaga saat berbuka,” terangnya.

Sementara Eko, pembeli buah-buahan segar di pasar buah Kisaran menuturkan, semangka, melon, nanas, dan buah lainnya akan diolahnya lagi menjadi es segar yang memiliki banyak peminat di hari biasa maupun Ramadhan. Biasanya, eko menjual es buah pada bulan Ramadhan di depan Mesjid Raya Kisaran.

“Berjualan es buah di bulan Ramadhan akan menambah pundi-pundi penghasilan mas, lumayan bisa ditabung untuk kebutuhan lebaran nanti,” ungkap eko. (Rial)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait