![]() |
| Teks Foto : Mapolsek Delitua ( int ) ( mol/yb) |
MEDAN | Tujuan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melakukan rotasi jabatan di seluruh jajaran Polda Sumut untuk memperbaiki kinerja ternyata seakan tak menyentuh wilayah hukum Polsek Delitua. Meski sudah berulang kali terjadi pergantian Kapolsek dan Kanit Reskrim, peredaran narkoba dan perjudian bukannya surut justru semakin liar dan menggila.
Sejak Kompol PS Simbolon menyerahkan tongkat komando kepada AKP Kennedy Sitompul, warga melaporkan kondisi keamanan justru memburuk secara drastis.
"Sejak Kapolsek baru ini menjabat, peredaran narkoba makin marak bang, bahkan sekarang makin menggila. Hampir semua gang di wilayah Delitua sudah dikuasai narkoba seperti Gang Satria, Gang Aman, Gang Setia, Gang Kasih, hingga sepanjang rel kereta api yang tidak terpakai. Semuanya penuh dengan peredaran narkoba," ungkap warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (23/8/2026).
Selain itu, lanjutnya, di Pamah pun kondisinya juga sama. Seperti di Gang Pantai Bunga, Gang Amri I dan II, serta di Gang Tumiran.
Tak hanya di Delitua, warga juga menegaskan Kecamatan Medan Johor pun mengalami nasib yang sama parahnya.
"Di Medan Johor pun sama saja, maraknya narkoba tidak kalah dengan Delitua. Seakan tidak ada yang menindak," ketus warga dengan nada kecewa mendalam.
Pertanyaan besar pun muncul apakah rotasi pimpinan yang dilakukan hanya sekadar seremonial belaka? Mengapa setiap kali pergantian terjadi, masalah justru kian merajalela tanpa ada penindakan nyata?
Masyarakat pun menuntut Kapolda Sumut untuk melakukan rotasi itu bukan hanya memindahkan jabatan, tetapi memastikan penegakan hukum benar-benar berjalan lebih baik dari yang sebelumnya. ( Yosa/ Jl )

