LANGKAT | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, operasi senyap tersebut menyasar wilayah Sumatera Utara dengan salah satu pihak yang ditangkap ialah Bupati Langkat Syah Afandin, kamis (2/7/2026)
Akibat dari OTT tersebut ruang kerja Bupati Langkat disegel KPK, selain itu terlihat kantor Bupati Langkat sepi bagai tidak ada penghuni nya.
Tidak hanya itu, kantor SKPD Kabupaten Langkat juga terlihat sangat sepi dan tidak seperti biasanya Jumat (3/7/2026).
Tak satupun pejabat eselon dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Langkat yang bisa ditemui, dan bahkan nomor kontak tidak ada yang aktif, dan jika handpone aktif pejabat eselon 2 dan eselon 3 memilih diam tanpa menjawab apapun terkait OTT KPK tersebut
Sekretaris Daerah (Sekda) Langkat Amril Nasution memilih diam meski hanoone nya aktif, dicoba konfirmasi melalui pesan wattshapp tidak juga ada balasan apapun.
Kepala Dinas Komunikasi informasi (Diskominfo) Langkat Wahyudinarto juga memilih diam meski handpone nya aktif, sampai berita ini diterbitkan tidak ada keterangan resmi dari Wahyudinarto.(mp/mp)


