![]() |
| Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi masa khidmat 2025-2030. (Mol/Sdy) |
Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini berlangsung khidmat di Gedung Sawiyah, Jalan Sutomo, Senin (9/3/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah (umaro) dan para ulama demi kemajuan kota.
Irdian menyatakan tantangan sosial dan ekonomi, termasuk pengembangan produk UMKM halal, memerlukan dukungan penuh dari lembaga keagamaan.
"Wajib ada sinergitas antara ulama dan umaro, kita harus sejalan. Banyak tugas-tugas yang harus kita benahi, baik sosial kemasyarakatan, baik produk UMKM, wajib kita dorong. Saya tidak mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dan doa bapak ibu sekalian. Saya berharap program kerja MUI ke depan lebih efektif, efisien, dan langsung menyentuh kepentingan rakyat," ujar Irdian.
Senada dengan Wali Kota, Ketua MUI Sumatera Utara (Sumut) Maratua Simanjuntak mengingatkan pengurus baru untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Maratua memberikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi mereka selama ini.
"Ini harus kompak. Saya yakin (kepengurusan) MUI ini berhasil dengan baik. Kepada pengurus-pengurus yang lama, saya mengucapkan terima kasih. Kepada pengurus yang baru, beri yang terbaik untuk Kota Tebingtinggi," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tebingtinggi yang juga merupakan Ketua MUI periode 2020-2025, Akhyar Nasution mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran regenerasi organisasi.
Akhyar menilai komposisi kepengurusan saat ini sangat solid untuk membawa MUI semakin maju.
"Saya melihat komisi ini sungguh solid, semoga sukses semua dan Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua dalam rangka memajukan MUI ini," ujarnya.
Ketua MUI Kota Tebingtinggi terpilih masa khidmat 2025-2030 Ghazali Saragih menegaskan komitmennya untuk menjadikan MUI sebagai pengayom umat.
"Harapan saya, semoga MUI Kota Tebingtinggi tidak hanya menjadi lembaga keagamaan, tetapi menjadi rumah kebijaksanaan bagi umat, tempat masyarakat mencari perlindungan, tempat nilai-nilai Islam dijaga dengan penuh kasih sayang," ungkap Ghazali.
Ketua Panitia Hamdani turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi atas dukungan dana hibah yang memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini.
"Terima kasih kepada Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi. Semoga Allah SWT memberi berkah, taufik dan hidayah-nya kepada seluruh panitia," ujar Hamdani.
Berdasarkan SK Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumut Nomor: Kep-037/DP-P II/I/2026, struktur utama Dewan Pimpinan MUI Kota Tebingtinggi masa khidmat 2025-2030 adalah sebagai berikut:
Dewan Pertimbangan, yakni Ketua: DAkhyar Nasution, Sekretaris: Hasbie Ashshiddiqi.
Dewan Pimpinan, yakni Ketua: Ghazali Saragih, Sekretaris: Chairil Anwar Pulungan dan Bendahara: Khairil Anwar.
Selain itu, juga dikukuhkan Komisi-komisi Dewan Pimpinan MUI Kota Tebingtinggi berdasarkan SK Dewan Pimpinan MUI Kota Tebingtinggi Nomor: Kep-001/DP-MUI/K.TT.II/III/2026.
Acara pengukuhan ini ditandai dengan prosesi pemakaian sorban dan dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya, perwakilan Kejari, Sekda Erwin Suheri Damanik, Camat se-Kota Tebingtinggi atau mewakili, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad dan Kabag Kesra Azanul Akbar Lubis.
Selanjutnya, Kakan Kemenag Muhammad David Saragih, Ketua TP PKK Kota Ny Hj Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, Ketua Baznas Khuzamri Amar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Sdy/Sdy)


