Polres Pematangsiantar, Rekontruksi Pembunuhan Sadis di Bah Sorma

Sebarkan:


PEMATANGSIANTAR
| Dibakar api cemburu, mendengar kekasihnya "mendesah desah" bersama pria lain di kamar kost sebelah, Liharmansyah Saragih (27) warga Jalan Pdt Wismar Saragih, kelurahan Tanjung pinggir, kecamatan Siantar Martoba, kota Pematangsiantar, tega menghabisi pacarnya secara sadis, didekat objek wisata Pemandian Pulau Batu (Pulbat) di Sibatu-batu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Sitalasari, Kota Siantar, Minggu, 10 Juli 2022 sekira pukul 13.30 WIB, lalu.

Kasus pembunuhan sadis terhadap korban R br D alias Ros (28) warga Desa Bangun Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/A/517/VII/2022/SPKT/Polres Pem. STR/Polda Sumut tanggal 11 Juli 2022. ini telah memasuki tahap rekonstruksi (reka ulang/peragaan) untuk memberi gambaran nyata sehingga hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pihak Sat Reskrim Polres Pematangsiantar terhadap tersangka dan para saksi saksi menjadi sinkronisasi dan jelas.

Rekonstruksi dipimpin Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando SH. S.Ik diwakili Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung SH, dihadiri KBO Sat Reskrim Iptu B.R Simanjuntak SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pematangsiantar Selamat Riady SH, Penasehat hukum tersangka dari Lembaga Bantuan Hukum Siantar-Simalungun Besar Banjarnahor SH, Keluarga korban Lamhot Damanik dan Saksi Ronny Panuturan Siahaan serta personil Sat Reskrim Polres Pematang Siantar, digelar didepan Ruangan Sat Reskrim Polres Pematangsiantar, Jumat 02 September 2022 pukul 10.00 WIB.

Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung SH mengatakan, "Rekonstruksi dimulai dari awal atau sebelum kejadian hingga selesainya kejadian yang diperagakan adegan peradegan secara langsung oleh tersangka dan saksi sementara korban diperagakan oleh peran pengganti yang disaksikan jaksa penuntut umum dengan 32 adegan". Ujar Kasat disampaikan Kasie Humas AKP Rusdi Ahya.

Adegan 1 berawal, Minggu (10/7/2022) sekira pukul 02.30 WIB tersangka berada diruang tengah rumah kost melihat korban datang bersama seorang pria tidak dikenalnya masuk kedalam salah satu kamar kost di Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar. 

Adegan ke 2, tersangka mendengar suara desahan dari dalam kamar tersebut, kemudian tersangka melihat dengan cara mengintip kedalam kamar melalui dinding berlubang dan tersangka melihat korban bersama pria itu melakukan hubungan intim.

Adegan ke 3, Minggu (10/7/2022) siang sekira pukul 12.00 WIB setelah pria itu keluar dari kamar korban dan pergi, selanjutnya korban menemui tersangka lalu mengajak mandi-mandi ke Pulau Batu (Pulbat). Tersangka menyetujui.

Proses degan 4 hingga 8, sekira pukul 12.30 WIB tersangka bersama korban berjalan bersama menuju lokasi Pemandian Pulbat dengan membawa tas ransel warna hitam abu-abu merk Profesional Sport berisi handuk dan pakaian.

Saat duduk-duduk diareal perladangan kelapa sawit dekat sungai lokasi Pemandian Pulbat, tersangka menanyakan kepada korban tentang perselingkuhan yang dilakukan korban dengan pria lain sehingga menyebabkan terjadi pertengkaran mulut. 

Di adegan 9 hingga 16 terjadi perkelahian pasangan kekasih ini yang diawali tersangka menarik rambut korban. Kemudian korban melakukan perlawanan dengan menarik dan menggigit jari tangan kanan tersangka.

Tidak terima perbuatan itu, tersangka mencungkil mulut korban dengan tangan kirinya lalu setelah gigitan jari tangan tersangka lepas kemudian meninju wajah korban berulang kali dan mencekik leher korban dari depan mempergunakan kedua tangannya. 

Akibat cekikan itu korban lemas dan terjatuh ke tanah tidak sadarkan diri. Begitupun tidak membuat tersangka puas melainkan kembali meninju wajah korban berulang kali.

Proses aksi sadis dan berdarah dingin dipicu emosi akibat cemburu. Dari adegan 17 hingga ke 28 tersangka menyayat leher korban dalam keadaan tergeletak tidak sadarkan diri sampai tiga kali menggunakan pisau cutter yang telah dibawa dari dalam tas ransel warna hitam abu-abu milik tersangka. 

Puncak emosi pelaku. Pada adegan ke 25 tersangka menusukkan dua (2) potong ranting kayu ke lubang hidung korban. Adegan 26  tersangka menusukkan 2 potong ranting kayu kedalam kemaluan korban. Adegan 27 memastikan korban telah tewas dan ke 28 tersangka menutupi tubuh korban dengan dedaunan yang ada ditempat kejadian.

Adegan 29 sekira pukul 14.00 WIB tersangka meninggalkan korban dan membuang pisau cutter yang telah digunakan tersebut ke semak-semak tidak jauh dari tempat kejadian. 

Adegan ke 31. Malam hari sekira pukul 23.00 WIB tersangka tiba di Polsek Siantar Martoba selanjutnya menerangkan bahwa ianya telah melakukan pembunuhan, sehingga adegan terakhir atau ke 32 personil piket Polsek Siantar Martoba pergi ke tempat kejadian perkara dan menemukan mayat korban ditempat tersebut selanjutnya bersama Tim Inafis dan personil Sat Reskrim Polres Pematangsiantar melakukan cek dan olah TKP kemudian mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit RSUD Djasamen Saragih guna otopsi.

Akibat perbuatannya tersangka Liharmansyah Saragih dipersangkakan melanggar Pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 338 KUHPidana. (MOL-Bay)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini