Kota Tebingtinggi Dilanda Banjir Kiriman

Sebarkan:

FOTO: Kiri Ernawati (DPRD Partai PKS) Kanan Abdus Salam (Lurah Bandar Sono)

TEBINGTINGGI |
Kota Tebingtinggi dilanda banjir kiriman, Minggu (21/11/2021) siang hingga malam ini. Air yang diduga berasal dari Simalungun itu meluap melalui dua sungai yakni Padang dan Bahilang.

Akibat naiknya debit air kedua sungai yang secara bersamaan itu, masyarakat yang tinggal di sekitar radius 100 meter dari bantaran kedua sungai mengalami dampak banjir.

Pantauan dari awak media metro-online.co Minggu (21/11/2021) sekira 17.00, air sudah memasuki rumah warga dan menyapu jalan sebatas betis orang dewasa.

Dari amatan, banjir melanda di jalan Sisingamangaraja, Jalan Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Pulau Sumatera, Jalan Pulau Sumbawa dan daerah yang ada di sisi Sungai Bahilang Kota Tebingtinggi.

Saat tiba di Jalan Sisingamangaraja, awak media melihat telah ada berdiri tenda pengungsian bagi masyarakat yang terkena dampak banjir. Di situ ada Lurah Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi dan anggota DPRD dari Fraksi PKS, Ernawati.

Pada wawancara singkat, Lurah Bandar Sono mengatakan, air Sungai Bahilang mulai naik dari Sabtu kemarin. Puncaknya hari ini, naik ke sekitar rumah warga pada pukul 14.00. "Banjir ini kiriman dari sungai yang ada di atas kota Tebingtinggi dari Siantar atau kabupaten Simalungun," jelas Abdus Salam.

Untuk mengantisipasi dampak banjir, khususnya di Kelurahan Bandar Sono, pihaknya sudah membuat 3 pos pengungsi. Di akan dibuat dapur umum dan tempat istirahat.

Di tempat itu, Anggota DPRD kota Tebingtinggi dari Fraksi PKS, Ernawati juga menjadi korban. Rumahnya turut terkena banjir. “Tenda pengungsi ini bukan hanya untuk warga kelurahan Bandar Sono saja. Tapi bagi seluruh warga Tebingtinggi yang dari kelurahan lain yang terkena dampak banjir dan belum ada tenda pengungsinya, silahkan datang istirahat di tenda yang telah dibuat ini," terangnya.

Dikatakannya, pihaknya sudah menghubungi BPBD Kota Tebingtinggi untuk meninjau dan membuat tenda tambahan.

Sampai berita ini masuk ke meja redaksi menjelang Minggu malam ini, air Sungai Bahilang dan Sungai Padang belum surut. Namun debit air masih tetap sebatas betis orang dewasa di beberapa titik. Sedangkan yang berbatasan langsung dengan sungai, telah ada sepinggang orang dewasa.(HR/js)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini