-->

Garong Bersenpi Kian Meresahkan, Aksi di Komplek Istana Prima 2 Medan Diduga Bukan yang Pertama

Sebarkan:



Salah seorang pelaku bersenpi terekam CCTV di Komplek Istana Prima 2 Medan. (MOL/Ist)



MEDAN | Komplotan garong menggunakan senjata api (bersenpi) kian meresahkan warga Kota Medan dan sekitarnya. Hasil rekaman kamera pemantau (CCTV) warga, komplotan menggunakan mobil jenis minibus yang sama dengan plat nopol BK 1588 OJ. Pelaku diduga dua orang atau lebih tersebut nekat beraksi di siang hari.


Korban yang kehilangan ban serep di depan rumah tokonya (ruko) Tonny Hsinlo (38), warga Komplek Istana Prima 2 di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun saat dikonfirmasi awak media, Jumat (2/10/2020) mengaku sudah melaporkan kasusnya ke Polsek Medan Kota tidak lama setelah kejadian.


Tonny ketika itu didampingi abangnya, Tenny menguraikan, dari monitor CCTV mereka sudah menaruh curiga dengan aksi pelaku yang parkir mepet ke mobil Avanza korban yang biasanya diparkirkan di depan ruko, Rabu (30/9/2020) sekira pukul 09.50 WIB.


"Setelah kami turun ke lantai I dan keluar, para pelaku keburu kabur. Kami pun spontan teriak maling. Satu orang eksekutornya langsung masuk ke dalam mobil dan seorang lagi yang standby di jok kemudi langsung kabur," urai Tenny.


Semula perkiraan keluarga korban para pelaku bisa dibekuk karena ada satpam di pos dan portal ditutup. Namun perkiraan itu meleset.


"Ketika ditanya ke petugas satpam lagi jaga waktu itu, mereka tidak berdaya karena ditodong pelaku dengan senpi," timpalnya.


Segudang pertanyaan berkecamuk di benak keluarga korban. Bagaimana mungkin komplotan garong bersenpi targetnya hanya ban serep? Baik Tonny maupun Tenny menduga mobil Avanza maupun barang berharga di dalam mobil yang menjadi target pelaku. Namun aksi para pelaku keburu diketahui korban.


Sementara menurut Antoni, salah seorang petugas satpam komplek, dirinya tidak berdaya karena salah seorang pelaku mengancam dirinya dengan senpi.


"Angkat portal! Kutembak nanti kalian," kata Antoni menirukan ucapan pelaku pangkas cepak bertubuh tegap tersebut. Wajah pelaku tidak terlihat utuh karena menggunakan masker.


Secara terpisah Kapolsek Medan Kota melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin saat dikonfirmasikan awak lewat ponsel maupun WhatsApp (WA) belum memberikan komentar.


Mirip Pelaku


Tenny, abang korban menunjuk tempat penyimpanan ban serep mobil. (MOL/ROBS)


Korban berharap aparat kepolisian bisa segera mengungkap kasusnya. Dari data digital komunitas korban di medsos, beberapa aksi kejahatan mirip pelaku (menggunakan mobil Xenia hitam dengan plat nomor polisi yang sama, red) juga terekam CCTV warga. 


Lewat akun instagram, tertanggal 11 September 2020 di Komplek Famili yang juga berlokasi di Jalan Brigjen Katamso Medan. Ban serep mobil juga berhasil dibawa kabur. Tertanggal 1 Oktober 2020 kawanan garong diduga pelaku yang sama nyaris memasuki rumah warga di kawasan komplek di Kota Binjai Timur. (RobS)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini