-->

Sejumlah Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Ini Kata Direktur RSUD Deliserdang

Sebarkan:
DELISERDANG | Wabah Virus Covid-19 masih mengganas di Kabupaten Deliserdang hingga kini. Bahkan, sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang juga ada yang terpapar virus Covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur RSUD Deliserdang dr.Hanif Fahri saat dikonfirmasi Metro-online via seluler, Kamis (24/9/2020) sore.

"Ada yang terpapar tapi kita atur strategi dan cara agar yang terpapar kita rawat dan yang lain tetap bekerja seperti biasa. Kita atur cara agar pelayanan tetap jalan. Inilah perjuangan kami di tengah wabah Covid-19 ini, kita ngak mau seperti rumah sakit lain,  lockdown, kita tetap fight walau memang ada petugas yang terpapar," ucap Direktur RSUD Deliserdang.

Sementara itu, terkait pemakaman jenazah korban Covid-19, pihak rumah sakit mengaku berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Deliserdang.

Terpisah, sejumlah warga Kabupaten Deliserdang juga mengaku resah dengan merebaknya virus Covid-19 di RSUD Deliserdang hingga banyak warga menolak untuk berobat ke rumah sakit Pemerintah Kabupaten Deliserdang tersebut karena takut tertular atau takut kalau diperiksa menjadi terpapar virus Covid-19.

Budi, salah seorang warga Desa Sekip mengatakan dirinya enggan membawa orang tuanya berobat ke rumah sakit, terutama RSUD Deliserdang karena wabah virus Covid-19 saat ini.

"Takut kita bawa orang tua berobat, tentunya di Rumah Sakit Umum Deliserdang itu tempat perawatan pasien Covid-19, takut kami tertular. Makam orang mati karena Covid-19 saja ditolak orang karena takut tertular apa lagi di rumah sakit, kita tidak bisa tau apakah petugas medisnya tidak terpapar virus, soalnya ada juga istilah orang tanpa gejala tapi terpapar virus Covid-19. Kalau itu menular pada yang memiliki riwayat penyakit gimana?," ucapnya.

Sementara itu, dari pantauan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Deliserdang masih belum mampu menekan secara signifikan jumlah korban yang terpapar virus Covid-19, meski sejumlah upaya sosialisasi sudah dilakukan berupa penerapan protokol kesehatan, penyemprotan disinfektan di instansi pemerintah maupun menutup aktivitas belajar mengajar di sekolah. (Wan/Sdy)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini