-->

PN Tarutung Dinilai Tak Adil Paksakan Eksekusi Rumah Utian Simatupang

Sebarkan:

   


TAPUT | Pengacara Poltak Silitonga, SH, menilai bahwa eksekusi rumah Utian Simatupang di Desa Siraja Hutagalung, Siatas Barita, yang dilakukan jurusita Pengadilan Negeri (PN) Tarutung pada, Rabu (9/9), terkesan terlalu dipaksakan. 



"Kenapa dipaksakan, karena kita sudah melakukan perlawanan atas eksekusi. kita sudah meminta dilakukan penundaan eksekusi hingga diputusnya gugatan perlawanan eksekusi itu.  Alangkah baiknya jika ditunda dulu. Tapi ternyata eksekusi tetap dilakukan. Kita tidak tahu kenapa terlalu dipaksakan," ujar Poltak. 



Ia menambahkan, tanah tempat berdirinya rumah Utian Simatupang  juga sudah bersertifikat sejak 2008, lalu. "Dan sampai saat ini belum ada pembatalan sertifikat oleh PTUN. Tapi mengapa harus dipaksakan dieksekusi," kata Poltak.



Sementara itu, Jonggi Simanjuntak selaku kuasa hukum dari penggugat  Sondang Togatorop mengatakan, kliennya sudah memenangkan perkara gugatan di Pengadilan Negeri Tarutung dengan objek perkara tanah yang sudah berdiri rumah dan juga sebidang tanah perladangan di Desa Siraja Hutagalung.



"Pengadilan Negeri Tarutung  telah memutus perkara tersebut pada tahun 2018 lalu dengan  putusan bahwa objek perkara adalah milik almarhum Frekenius Hutagalung dan warisan turun temurun kepada keturunannya termasuk penggugat Sondang Togatorop," ujarnya.



Pihak pengadilan Negeri Tarutung belum dapat dikonfirmasi terkait upaya perlawanan eksekusi yang dimasukkan pengacara Poltak Silitonga.



Seperti yang diketahui, eksekusi rumah Utian Simatupang di Desa Siraja Hutagalung oleh jurusita Pengadilan Negeri Tarutung, Rabu(9/9).



Pada saat eksekusi, pihak keluarga Utian Simatupang sempat menolak untuk dilakukan eksekusi. Jerit tangis histeris dari keluarga Utian Simatupang pun tidak terelakkan ketika eksekusi akhirnya tetap dilaksanakan. Pelaksaan eksekusi itu mengundang perhatian ratusan warga masyarakat yang datang dan memadati lokasi. Sementara aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan di lokasi.(Henri)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini