Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Proyek Jembatan Sicanang Telah Ditender, Pengerjaan Harus Dilaksanakan Secara Profesional

Tim Redaksi: Senin, 29 Juni 2020 | 16:22 WIB

BELAWAN | Proyek pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, telah selesai ditender.

Masyarakat meminta pengerjaan harus dilaksanakan profesional dengan memiliki kapasitas untuk menghasilkan jembatan yang berkualitas.

Demikian ditegaskan Ketua Forum Masyarakat Sicanang (Formasi), Togu Silaen, Senin (29/6/2020).

Ia mengapresiasi sikap Pemko Medan telah memprioritaskan pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang Belawan di tengah pandemi Covid-19, agar tidak menimbulkan kekecewaan masyarakat terhadap pembangunan jembatan yang sempat gagal selama tiga kali pelaksanaan.

"Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan sesuai bestek. Kita tidak ingin kejadian yang lama terulang lagi, makanya kita minta kualitas bangunan harus sesuai dengan harapan yang diinginkan masyarakat," tegasnya.

Selama ini, lanjut Tokoh Masyarakat Sicanang ini, wacana pembangunan ini sudah berulang kali didengar oleh masyarakat. Ia menegaskan agar proses tender yang sudah selesai tidak menunda pembangunannya tahun ini.

"Kita tidak mau lagi dengar akan dibangun, kepada pemenang tender untuk segera turun ke lapangan agar masyarakat percaya. Kalau memang tahun ini tidak terlaksana tahun ini, kami akan mengajukan mosi tidak percaya ke Pemko Medan," cetusnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kota Medan, Zulfansyah Ali Syahputra mengatakan, proses lelang sudah terlaksana, tinggal penandatanganan kontrak.

Untuk seluruh proses ganti rugi lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan jembatan yang baru, telah selesai. Pembangunan jembatan akan dilaksanakan dengan anggaran Rp 15 miliar. Prioritas pembangunan mengingat penting dan vitalnya keberadaan jembatan tersebut bagi masyarakat Sicanang Belawan.

"Walaupun anggarannya tidak cukup untuk membangun sampai tuntas lengkap dengan pernak-pernik jembatan itu, proyek pembangunan fisik dalam skala besar yang masih dipertahankan oleh Pemko Medan untuk tetap dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19," pungkasnya. (Mu-1)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html