Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Merasa Prihatin, Polsek Talun Kenas Bedah 2 Rumah Tak Layak Huni

Tim Redaksi: Senin, 11 Mei 2020 | 17:52 WIB

DELISERDANG - Merasa prihatin terhadap kondisi rumah warga yang merasa tidak layak dihuni lagi tepatnya yang berada di Desa Siguci dan Desa Sumbul, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Polsek Talun Kenas melakukan bedah rumah warga sebanyak 2 unit, Senin (11/5/2020).

Awalnya Kapolsek Talun Kenas AKP Dahnil Saragih didampingi Camat STM Hilir Hesron Tarigan Girsang dan Danramil 20/TK Kapten Arm Paidi mendatangi rumah Marlina Beru Perangin-angin di Desa Siguci yang mana awalnya kondisi rumah yang terbuat dari papan telah lapuk termakan usia. Bahkan dinilai jauh dari kata layak huni.

Kapolsek Talun Kenas AKP Dahnil Saragih menjelaskan, bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk perhatian serta kepedulian Polri khususnya Polsek Talun Kenas kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dan cara mereka untuk membangun rumah tidak layak huni itu menjadi layak huni dengan cara mengumpulkan dana saat personil apel pagi yang rutin dilakukan saat masalah Covid -19.

Awalnya terjadinya bedah rumah berkat adanya informasi dari personil dari lapangan yang menjelaskan kondisi rumah milik Marlina Beru Perangin-angin tidak layak huni maka atas adanya info tersebut pihaknya langsung turun ke lokasi.

"Terketuk hati kami untuk membantunya maka dalam apel pagi persoalan ini disampaikan kepada seluruh personil Polsek Talun Kenas. Selanjutnya personil memberikan bantuannya melalui kotak amal," kata Kapolsek Talun Kenas.

Sementara, Marlina Beru Perangin-angin, warga Desa Siguci, salah satu penerima bedah rumah mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Talun Kenas AKP Dahnil Saragih, Camat STM hilir Hesron Girsang dan Danramil Kapten Paidi karena telah memberikan perhatian kepada mereka.

"Terima kasih untuk bapak Kapolsek Talun Kenas karena telah memberikan bantuan ini. Dan bantuan semacam ini yang sudah lama saya harapkan,” ujar Marlina Beru Perangin-angin.

Tak jauh beda yang dikatakan Paidah yang juga penerima bedah rumah di Desa Sumbul mengatakan selama ini tinggal di rumah berdinding papan dengan perabotan seadanya bersama keluarganya. (Jassa)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html