Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ups...! Gaji Belum Dibayar, Ratusan Petugas Kebersihan Pemko Medan Berunjukrasa di Tanjung Morawa

Tim Redaksi: Rabu, 18 Maret 2020 | 14:25 WIB

DELISERDANG - Ada yang unik dengan aksi ratusan pekerja Kebersihan Kota Medan ini. Lantaran gajinya tidak kunjung dibayar oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, bukannya menggelar aksi di Kota Medan, mereka malah mengadu dan berunjuk rasa di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (18/3/2020).

Informasi dihimpun, ratusan petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan itu melakukan curhat dan berunjuk rasa di Kantor FKWJ (Forum Komunikasi Warga Jawa) Nusantara Sumut yang berada di Jalan Limau Manis-Medan Senembah Dusun II Desa Medan Senembah Kecamatan Tanjung Morawa.

Mereka juga melakukan mogok kerja. Aksi petugas kebersihan itu buntut dari tidak dibayarkannya upah para petugas kebersihan selama 3 bulan oleh Pemko Medan.

Selain itu juga berhubung adanya pengurangan tenaga kerja kebersihan usia 60 tahun oleh Pemko Medan. namun tidak diberikan pesangon.

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang, AKP Sawangin SH yang memimpin pengamanan unjukrasa itu mengatakan, aksi para petugas kebersihan ini dilakukan secara spontan. Hal ini dikarenakan adanya keterlambatan pembayaran gaji oleh Dinas Kebersihan Pemko Medan selama 3 bulan.

"Untuk permasalahan ini, kita sudah berkoordinasi dengan pihak yang bersangkutan sebagai upaya penyelesaian atas tuntutan para petugas kebersihan Pemko Medan. Para pekerja ini sebagian besar berasal dari Kecamatan Tanjung Morawa. Kita akan akan melaporkan serta berkoordinasi kepada Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan," ujarnya.

Kapolsek menambahkan, info yang diterima dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan terkait tertundanya pembayaran gaji petugas kebersihan Kota Medan tersebut dikarenakan adanya perubahan sistem penggajian dari manual menjadi kartu ATM.

"Maka dari itu, kita menghimbau kepada para petugas kebersihan agar melengkapi persyaratan administrasi penerimaan sistem penggajian melalui Kartu ATM. Kita turut prihatin atas nasib petugas, namun diharapkan bila masalah ini belum juga selesai, silahkan menyelesaikannya melalui jalur hukum," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKWJ Nusantara Sumut, Djamin Sumitro menghimbau kepada para petugas kebersihan untuk mempercayakan permasalahan tersebut kepada FKWJ Nusantara Sumut.

"Saat ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan sedang melakukan upaya untuk mencari solusi penyelesaian masalah pembayaran gaji," ucapnya. (wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html