Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Dampak Virus Corona, Jumlah Penumpang KM Kelud Belawan Menurun 50 Persen

Tim Redaksi: Selasa, 17 Maret 2020 | 17:25 WIB

MEDAN - Penyebaran virus corona (Covid 19) mengakibatkan penurunan jumlah penumpang yang menggunakan jasa KM Kelud mencapai 50 persen saat tiba dan keberangkatan di Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan.

Kepala Cabang PT Pelni Medan Lutfi Israr, Selasa (17/3/2020) mengatakan, penurunan jumlah penumpang tersebut mencapai 50 persen. Bahkan, untuk keberangkatan hanya 1000 orang yang menuju Batam, Tanjungbalai Karimun dan Tanjungpriok.

"Penurunan jumlah penumpang terjadi sejak awal merebaknya isu corona, sehingga jumlah penumpang tidak padat seperti biasanya," ujar Lutfi.

Meski jumlah penumpang mengalami penurunan, pelayanan terhadap calon penumpang tetap prioritas termasuk mengantisipasi virus corona dengan berbagai tindakan yang diberikan, mulai dari pemesanan dan pembelian tiket di kantor cabang Pelni hingga saat akan memasuki Terminal Bandar Deli dan naik keatas kapal.

"Sejak awal virus corona merebak, antisipasi dan deteksi dini sudah dilakukan mulai dari penyemprotan depan loket penjualan tiket hingga di atas kapal pun tetap ada imbauan-imbauan," kata Lutfi.

"Lonjakan penumpang diperkirakan akan mengalami kenaikan setelah isu corona selesai," lanjutnya.

Pantauan di sekitar terminal, para penumpang yang akan berangkat ke Pulau Batam melalui Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan terlihat sepi.

Begitu masuk ke dalam terminal, para penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan dengan menyemprotkan air sanitizer yang tersedia ke tangan masing-masing di setiap pintu masuk Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan.

Para penumpang berjalan melenggang karena sepinya penumpang yang bertolak dari Pelabuhan Belawan.

"Hari penumpang KM Kelud sepi sehingga tak terlihat saling mendesak saat akan masuk ke dalam terminal," sebut Susilawaty Sembiring, penumpang yang akan bertolak ke Tanjungbalai Karimun.

Diakui Susilawaty, penurunan jumlah penumpang tersebut karena virus corona yang telah memakan korban jiwa di negara China yang terus merebak secara internasional. (Mu-1)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html