Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Rumah Jaringan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Kembali Digeledah

Tim Redaksi: Kamis, 14 November 2019 | 18:40 WIB

MEDAN - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri bersama Polda Sumatera Utara terus melakukan pengembangan jaringan pelaku bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

Dalam pengembangan itu, petugas kembali menemukan rumah jaringan atau teman dari Rabbial Muslim Nasution (RMN) alias Dedek berada di Jalan Serdang, Blok GHL 1, Uni Kampung, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (13/11/2019) pukul 16.00 WIB.

Disebut-sebut, penggeledahan kali ini terkait sebuah pengajian di Belawan yang berhasil mempengaruhi pelaku RMN dan istrinya hingga terpapar paham radikalisme.

Petugas datang ke lokasi langsung melakukan penggeledahan terhadap rumah yang dihuni Abu Salman Alfarisi dan Fahmi yang bedempetan.

Selama proses olah tempat kejadian perkara (TKP) berlangsung, petugas berhasil mengamankan Dewi Anggreini tidak jauh dari lokasi penggeledahan.

Wanita itu diketahui istri dari pelaku bom bunuh diri, selain itu juga petugas mengamankan seorang wanita bersama dua orang anak diketahui istri dari Fahmi.

Kedua wanita bercadar bersama dua orang anak dari mereka langsung diamankan dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

"Ada perempuan diamankan di simpang jalan ini. Dia (Dewi) itu adek ipar dari Salman Alfarisi yang juga istri dari pelaku bom bunuh diri itu," beber warga di lokasi.

Tim gabungan terus melakukan pemeriksaan ke dalam rumah milik Salman Alfarisi dan Fahmi, proses penggeledahan mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah mobil penjinak bom dan Gegana Polda Sumut turun ke lokasi.

Tidak diketahui secara persis aktivitas yang dilakukan petugas di dua rumah tersebut. Pasalnya, proses penggeledahan berlangsung sampai pukul 23.00 WIB.

Akhirnya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang dicurigai sebagai bahan perakit bom berupa 9 pipa bulat, tas kulit berwarna coklat, HP android dan bungkusan berbalut putih.

Sementara, Abu Salman Alfarisi bersama istrinya Wulandari serta Fahmi tidak ditemukan di dalam rumah tersebut. Mereka dikabarkan telah menghilang sejak siang hari sebelum dilakukan penggeledahan.

Olah TKP kembali dilanjutkan Tim Inafis Polda Sumut pada Kamis (14/11/2019) pukul 15.00 WIB. Petugas kembali memeriksa seluruh bagian barang yang ada di rumah kedua jaringan pelaku bom bunuh diri tersebut.

Selama proses olah TKP lanjutan, petugas kembali mengamankan sejumlah barang mencurigakan satu buah kotak kardus. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada keterangan resmi dari petugas di lapangan.  (Mu-1)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html