Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Proyek Berbiaya Milyaran Rupiah di Pakpak Bharat Diduga Tidak Sesuai Spek

Tim Redaksi: Rabu, 27 November 2019 | 11:56 WIB

PAKPAK BHARAT - Proyek Peningkatan (Struktur dan Kapasitas) jalan Kelohi-Santar berbiaya milyaran rupiah di instansi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat TA 2019 yang dikerjakan CV Galan dengan nilai kontrak Rp 2.549.839.604 bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Pakpak Bharat diduga tidak sesuai spesifikasi.

Dari informasi yang diperoleh dari masyarakat, bahwasannya kegiatan pengerjaan pengaspalan tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi.

Salah satu warga berinisial JS mengatakan dirinya heran dengan pengerjaan tersebut, dimana bahan material yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Saya heran penggunaan bahan material batu 2-3 kalu saya lihat tidak sesuai ketika dilakukan pengaspalan. Jadi saya harap dinas terkait agar serius melakukan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Agar nantinya penggunaan anggaran yang diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat dapat terealisasi dengan baik,dan bukan seolah-olah hanya untuk mencari keuntungan," ujarnya, Selasa (26/11/2019).

Menanggapi hal itu, Eko Manik selaku pengawas kegiatan dari Dinas PUPR saat dikonfirmasi, mengakui bahwa dalam kegiatan tersebut memang ada tidak sesuai spesifikasi.

Dikatakannya, bahwasannya bahan material batu 2-3 yang digunakan tidak sesuai dengan rincian sesuai gambar yang ditetapkan.

"Setelah kita cek kelapangan pada hari Kamis (21/11/2019) memang benar dalam kegiatan Pengaspalan tersebut memang ada tidak sesuai denga RAB, dimana bahan material batu 2-3 yang digunakan untuk sekitar kurang lebih 100 tidak sesuai atau sangat sedikit.Karna temuan tersebut, kita mengatakan kepada rekanan untuk menyetop sementara pengerjaannya, karena kita tidak mau menerima hasil pengaspalan tersebut," ujar Eko.

Dia juga menyayangkan pihak rekanan dan pihak konsultan pengawas karena tidak berkordinasi dengan pihak PUPR saat pengerjaan tersebut sudah sampai tahap pengaspalan.

"Seharusnya konsultan pengawas berkoordinasi dengan kita jika pengerjaan tersebut sudah sampai tahap pengaspalan, agar kita bisa ikut mengawasi pelaksanaan pengaspalan tersebut," dalihnya.

Disinggung terkait ketebalan Base A yang digunakan, Eko mengatakan bahwasanya ketebalan Base yang digunakan sudah sesuai aturan dan sudah dilakukan pengukuran.

"Untuk ketebalan Base sudah dilakukan pengukuran dan hasilnya sudah dapat 12 Cm, hasilnya ada pada konsultan pengawas, sebab konsultan pengawas ikut mendampingi saat dilakukan pengujian," tegasnya.

Sementara untuk melanjutkan kegiatan pengaspalan tersebut, pihak rekanan berjanji akan melakukan perbaikan kembali dengan melakukan pengaspalan ulang.

Pantauan di lapangan, pengerjaan Peningkatan (Struktur dan Kapasitas) jalan Kelohi-Santar yang dikerjakan oleh CV.Galan dimana terdapat beberapa sistem pekerjaan seperti pengaspalan jalan, pembangunan tembok penahan, pembangunan paret semen.

Sekitar 100 meter pengerjaan Pengaspalan yang sudah dikerjakan oleh pihak rekanan memang dipertanyakan. Dimana bahan material yang digunakan diduga tidak sesuai RAB.(JB)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html