Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Miris!! Kabupaten Deliserdang Miliki Desa Berpenduduk Sedikit dan Terisolir

Tim Redaksi: Rabu, 06 November 2019 | 19:39 WIB

DELISERDANG - Ditemukannya Desa fiktif tanpa penduduk sebagai penerima bantuan dana desa di sejumlah daerah di Indonesia menjadi perbincangan hangat di masyarakat saat ini.

Bahkan, Anggota DPRD Deliserdang, Sumatera Utara turut bereaksi dengan menyoroti 2 Kecamatan di Deliserdang yang memiliki jumlah penduduk sedikit yaitu Kecamatan STM Hulu dan Kecamatan Gunung Meriah.

Anggota DPRD Deliserdang Misnan Aljawi saat dikonfirmasi, Rabu (6/11/2019) sore, menyebutkan Kabupaten Deliserdang terdiri dari 22 Kecamatan, 380 Desa dan 14 Kelurahan.

"Kalau sepengetahuan saya semenjak menjadi Anggota DPRD Deliserdang sudah satu periode belum pernah mengetahui ada desa siluman alias desa fiktif yang tidak mempunyai penduduk sama sekali," ujarnya.

Dijelaskan Misnan, kalau desa yang penduduknya sangat sedikit itu ada, yakni di Kecamatan STM Hulu, namanya Desa Rumah Liang, yang hanya ada 30 sampai 50 Kepala Keluarga. Selain itu, Desa Liang Muda yang penduduknya hanya sekitar 30 sampai 40 Kepala Keluarga.

Kemudian, di Kecamatan Gunung Meriah jumlah desanya ada 12 dan salah satunya adalah Desa Simempar yang juga sangat sedikit penduduknya.

"Mestinya Pemkab Deliserdang bisa mengambil langkah menggabungkan desa-desa yang sangat sedikit penduduknya ini." tegasnya 

Ironisnya lagi, lanjut Misnan, informasi dari masyarakat ada desa di daerah tersebut yang hanya ada penduduknya bila siang hari. Apabila malam hari, warganya itu hijrah ke desa lain karena belum ada penerangan listrik dan desa masih terisolir.

"Ini yang mestinya dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang," ucapnya.

Misnan juga meminta adanya penyesuaian sebagai contohnya Kecamatan Percut Seituan itu jumlah penduduknya sangat padat hingga mencapai 50 ribu jiwa. Itu seharusnya bisa dimekarkan menjadi dua atau tiga Desa.

"Sebaiknya desa yang minim penduduknya itu digabungkan, sementara yang padat penduduknya itu dimekarkan agar ada kesetaraan," pungkasnya. (Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html